Berita Terkini

KPU Bondowoso Ikuti Rapat Evaluasi Penataan Dapil

Bojonegoro (13/03/2023) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengikuti Rapat Evaluasi Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2024, Senin (13/03/2023). Rapat evaluasi diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur bersama dengan KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur di Kantor KPU Kabupaten Bojonegoro.     Rapat evaluasi dihadiri oleh jajaran komisioner dan pejabat sekretariat KPU Provinsi Jawa Timur beserta dengan Anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Kasubbag Tekmas KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur. Hadir mewakili KPU Kabupaten Bondowoso adalah Heniwati selaku anggota KPU Kabupaten Bondowoso dan Mohammad Ilyas PA selaku Kasubbag Tekmas.     Kegiatan evaluasi dibuka oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Muhamad Arbayanto, mewakili Ketua KPU Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Arbayanto menyampaikan beberapa substansi dalam tahap penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi yang ada dalam Peraturan KPU. Termasuk didalamnya adalah prinsip-prinsip penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi serta teori-teori dalam pemilu dan penataan daerah pemilihan.   Rapat evaluasi akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dengan agenda presentasi daftar inventaris masalah dan evaluasi tahapan penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi dari masing-masing KPU Kabupaten/Kota. (mipa)

BANJIR BANDANG TIDAK MENYURUTKAN SEMANGAT PARA PANTARLIH DI KECAMATAN SEMPOL UNTUK 100%

Bondowoso (12/03/2023) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso kembali melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi Pantarlih. Kali ini Tim 3 KPU Bondowoso melaksanakan monitoring ke Kecamatan Sempol. Tim 3 yang dikomandani oleh Divisi Sosdiklih, SDM dan PARMAS, Sunfi Fahlawati melaksanakan monitoring dan supervisi Kegiatan Coklit dan laporan Pantarlih Kecamatan Sempol. Seperti biasa Kegiatan monitoring dan supervisi dilaksanakan kepada PPK serta menghadirkan sedikitnya 5 (lima) orang pantarlih yang dipilih secara acak oleh PPK masing-masing  Berdasarkan hasil isian data pada lembar kerja oleh Pantarlih di Kecamatan Sempol dapat terselesaikan dengan prosentase 100% walaupun terdapat beberapa kendala yg harus dihadapi saat pelaksanaan Pencoklitan. Kendala yang disampaikan Pantarlih sebagian besar karena Faktor alam, beberapa waktu sebelumnya daerah sempol berkali kali diterjang banjir bandang, namun itu tidak menyurutkan semangat para pantarlih untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.(Alv)

PPS KONCER KIDUL : “ALHAMDULILLAH, SELESAI JUGA”

PPK Tenggarang mendampingi KPU Bondowoso  melaksanakan monitoring dan evalusi kepada Pantarlih terkait progres dan kendala2 yang dialaminya selama proses pencoklitan data pemilih pemilu 2024, Minggu, 12/03/2023. Desa Koncer Kidul menjadi sample dilakukannya monev, karena menurut laporan PPS Desa Koncer Kidul terdapat beberapa pemilih yang tidak bisa ditemui. "Saat ini progres pencoklitan secara manual di Kecamatan Tenggarang sudah  hampir  100% terlaksana, sedangkan untuk E coklit masih 98% terlaksana, meskipun penginputan pada e coklit untuk awal sering mengalami eror tidak menjadi kendala yang cukup serius, namun beberapa hari kemudian berjalan dengan lancar hingga saat ini" tutur Agus Yulianto , Ketua PPK Tenggarang ketika menyampaikan laporan  singkatnya. Menanggapi laporan tersebut, Heniwati  divisi teknis  penyelenggaraan KPU Bondowoso  menyampaikan ucapaan terima kasih kepada pantarlih  yang telah menyelesaikan tugasnya dan mengharapkan bisa  menyelesaikan tugasnya dengan tuntas yaitu  membantu pps dalam penyusunan DPS    serta bersedia  menjadi anggota KPPS  pada tanggal 14 Pebruari 2024. Pada kesempatan berikutnya sekretaris KPU,  Toidin menyampaikan bahwa  maasa kerja pantarlih terhitung selama 2 bulan dari Tanggal 12 Februari sampai dengan tanggal 14 Maret 2023, setelah kegiatan di lapangan selesai, pantarlih akan membantu PPS dalam penyusunan DPS dengan besaran honor sebesar 1 juta perbulan yang akan dicairkan melalui BOP PPS. Selesai pengarahan singkat  tersebut, Tim 1 KPU Bondowoso menanyakan  langsung kepada pantarlih  mengenai  progress dan  kendala apa yang di hadapi saat melaksanakan pantarlih. “kami sudah 4 kali ke 2 rumah tersebut  tetapi tidak pernah di temui oleh pemilik rumah, entah mengapa kami tidak tahu dan memang kalau daerah perumahan kendala kami adalah bertemu dengan pemilik rumah”  ujar Muhammad,   Petugas Pantalih TPS 01 ketika ditanyakan Saparullah mengenai progress dan kendala dihadapinya. Setelah mencatat  semua  progress dan kendala yang dihadapi Pantarlih 01 tersebut, Tim 1 KPU Bondowoso berinisiatif  untuk menemani  Pantarlih TPS 01 kembali mendatangi 2 rumah tersebut  untuk melakukan  pemutakhiran dan pendafataran pemilih. “Alhamdulillah selesai juga, ujar PPS Koncer Kidul   tanpa terasa mengucapkan rasa syukur secara bersamaan (Ahmad Aroyanto Efendy (Ketua), Moh  Rohadi dan  Hidayat Kurniawan ) ketika Pantarlih TPS 01 menempel  stiker tanda bukti pelaksanaan  coklit    yang disaksikan oleh Tim 1 KPU Bondowoso dan PPK Tenggarang. (Neng sitti/PPK Tenggarang)

Ada Warga Belum Memiliki KK dan KTP, Laporan Pantarlih Kecamatan Pujer

Bondowoso (12/03/2023) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso kembali melakukan monitoring dan supervisi coklit yang dilakukan oleh Pantarlih. Jika sebelumnya, Tim kerja monitoring nomor 2 melakukan monitoring dan supervisi di wilayah dapil 2, maka kali ini monitoirng dan supervisi dilakukan di wilayah Kecamatan Pujer yang merupakan wilayah dapil 3.   Masih dengan personel yang sama, Tim kerja monitoring nomor 2 yang terdiri dari Amirudin Makruf, Moh Ilyas PA, Ilmi Ardiansyah, Rachmad Hidayat, dan Aji Nur Khodari, mendatangi Sekretariat PPK Kecamatan Pujer untuk melakukan pengawasan dan pemantauan perkembangan kegiatan coklit yang dilaksanakan oleh pantarlih.   Berdasarkan hasil isian data yang dilakukan oleh PPK Pujer, coklit di wilayah Kecamatan Pujer telah selesai 100%. Terdapat 1 (satu) TPS yang jumlah pemilihnya diatas 300 orang, yakni TPS 15 Desa Mengok. Keterangan PPK menyebutkan bahwa di TPS tersebut agak kurang memungkinkan jika dimasukkan TPS lain karena jarak terdekat pemukiman dengan TPS lainnya adalah kurang lebih 700 meter. Selain itu dilaporkan pula terdapat kelebihan stiker, salah satu sebabnya adalah terdapat beberapa warga yang tidak bersedia untuk ditempel stiker di rumahnya, terutama bagi warga yang kebetulan dalam 1 (satu) rumah terdapat lebih dari 1 (satu)  KK.   Hal menarik lainnya adalah, adanya warga yang tidak memiliki KTP dan KK. Warga tersebut berusia sekitar 50 tahun ke atas. Hal ini langsung dilaporkan oleh pantarlih yang hadir dalam kegiatan monitoring dan supervisi. Sebetulnya, warga tersebut memiliki KTP lama/kuning tetapi untuk KK dan KTP terbaru tidak punya. (mipa)

Terima Masukan Pantarlih, KPU Bondowoso Cek Perkembangan Coklit Kecamatan Tapen

Bondowoso (11/03/2023) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tahapan coklit yang dilaksanakan oleh pantarlih. Kali ini, Tim kerja monitoring nomor 2, melakukan monitoring dan supervisi tahapan coklit di wilayah Kecamatan Tapen. Beberapa pantarlih juga secara acak dihadirkan untuk memberikan tanggapan terhadap proses yang telah dijalani oleh pantarlih.   Secara umum, pelaksanaan coklit yang dilaksanakan oleh pantarlih di wilayah Kecamatan Tapen telah selesai 100%. Sebanyak 98 orang pantarlih telah selesai melaksanakan tugasnya, meskipun ada beberapa dokumen kelengkapan coklit yang belum disetorkan kepada PPS. Dari 98 orang tersebut, hanya sekitar 7 orang pantarlih yang belum menyampaikan beberapa dokumen kelengkapan pantarlih kepada PPS.   Berdasarkan hasil isian lembar kerja monitoring dan supervisi, terungkap adanya 2 (dua) TPS yang memiliki jumlah pemilih diatas 300 orang, yakni di TPS 5 dan 6 Desa Mangli Wetan Kecamatan Tapen. Untuk selanjutnya, masalah tersebut akan diselesaikan oleh pihak KPU. Pihak PPK Kecamatan Tapen juga menyampaikan bahwa terdapat kendala kecil terkait dengan penggunaan aplikasi E-Coklit yang sering error dan tidak bisa login. Termasuk human error, yakni salah input data ke dalam E-Coklit.   Sementara itu, beberapa pantarlih yang dihadirkan secara acak juga menyampaikan beberapa keluhan dan kendala di lapangan. Andini Avita Ayu misalnya, menyampaikan bahwa alangkah lebih baiknya jika seluruh informasi yang akan disampaikan dalam sosialisasi kepada pantarlih, disampaikan secara lengkap. Pantarlih di wilayah TPS 7 Desa Tapen Kecamatan Tapen tersebut beranggapan bahwa dengan lengkapnya informasi akan lebih mudah dipahami dan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. (mipa)

TIM 3 KPU BONDOWOSO MONITORING DAN SUPERVISI PANTARLIH KECAMATAN SUKOSARI

Bondowoso (10/03/2023) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi di Kecamatan Sukosari. Kegiatan tersebut di bagi menjadi 5 Tim yang masing-masing dipimpin oleh Komisioner KPU Kabupaten Bondowoso. Tim 3 yang dikomandani oleh Divisi Sosdiklih, SDM dan PARMAS, Sunfi Fahlawati melaksanakan monitoring dan supervisi Kegiatan Coklit dan laporan Pantarlih Kecamatan Sukosari. Kegiatan monitoring dan supervisi dilaksanakan kepada PPK serta menghadirkan sedikitnya 5 (lima) orang pantarlih yang dipilih secara acak oleh PPK masing-masing  Untuk mengetahui progres dah hasil pekerjaan dari pada Pantarlih, tim 3 dari KPU Bondowoso memberikan kesempatan kepada para Pantarlih untuk menyampaikan hasil dari pelaksanaan Coklit termasuk beberapa kendala saat berada dilapangan, yang nantinya akan diisikan pada dokumen lembar kerja monitoring dan supervisi untuk PPK dan Pantarlih yang diberikan oleh tim. Berdasarkan apa yang disampaikan dan pengisian lembar kerja monitoring oleh para Pantarlih tidak terdapat kendala yang begitu berarti, yang artinya pelaksanaan Coklit di Kecamatan Sukosari 100% dapat terselesaikan sesuai dengan jadwal yg direncanakan.(Alv)