Berita Terkini

Tingkatkan Kualitas Dokumentasi, KPU Bondowoso Ikuti Pelatihan Fotografi Dasar

Bondowoso — Dalam upaya meningkatkan kualitas dokumentasi kegiatan kelembagaan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengikuti Pelatihan Fotografi Dasar yang diselenggarakan secara hybrid oleh KPU Provinsi Jawa Timur pada Senin (15/7/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Sekretaris KPU Bondowoso, Kasubbag Parmas dan SDM, serta staf pelaksana dari seluruh KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur. Tujuan dari pelatihan ini adalah memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghasilkan dokumentasi visual yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar fotografi, meliputi pencahayaan, komposisi, sudut pengambilan gambar, serta prinsip visual storytelling dalam konteks kerja kelembagaan. Materi disampaikan langsung oleh praktisi fotografi profesional yang memiliki pengalaman luas di bidang dokumentasi institusional dan media publik. KPU Bondowoso menyambut baik pelatihan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelaporan visual, khususnya dalam mendokumentasikan tahapan pemilu, pendidikan pemilih, dan berbagai kegiatan interaksi dengan masyarakat. Dokumentasi yang baik dinilai sangat penting, tidak hanya sebagai arsip internal, tetapi juga sebagai sarana publikasi yang mampu menyampaikan pesan kelembagaan secara efektif kepada publik. KPU Provinsi Jawa Timur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kapasitas SDM KPU kabupaten/kota melalui pelatihan-pelatihan tematik berbasis kebutuhan kerja. Hal ini menjadi penting di era digital yang menuntut penyampaian informasi secara cepat, menarik, dan akurat.

KPU Bondowoso Gelar Apel Pagi, Sekretaris Tekankan Profesionalisme dan Koordinasi Antarsubbagian

Bondowoso, Senin, 14 Juli 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengawali minggu ini dengan menggelar apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai sekretariat dan siswa-siswi Praktek Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan rutin ini dilaksanakan di halaman Kantor KPU Kabupaten Bondowoso dengan suasana penuh semangat dan disiplin. Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bondowoso, Toidin. Dalam arahannya, ia menyampaikan sejumlah agenda kerja yang akan dijalankan selama satu minggu ke depan. Toidin mengingatkan seluruh jajaran sekretariat untuk selalu melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, menjunjung tinggi etika kerja, serta menjaga profesionalisme dalam setiap aspek pekerjaan. Lebih lanjut, Toidin menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang efektif antarsubbagian. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh program dan kegiatan KPU berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan. "Kita harus memastikan bahwa setiap kegiatan yang sudah dijadwalkan dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi antarsubbagian harus terus ditingkatkan," tegasnya. Kegiatan apel pagi ini juga menjadi sarana pembinaan kedisiplinan serta memperkuat budaya kerja positif di lingkungan KPU Kabupaten Bondowoso. Kehadiran para siswa PKL dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata mengenai dinamika kerja di lembaga penyelenggara pemilu, sekaligus menjadi bentuk pembelajaran praktik yang bermanfaat. Dengan pelaksanaan apel rutin seperti ini, KPU Kabupaten Bondowoso berkomitmen menjaga kualitas kerja serta meningkatkan semangat dan integritas seluruh pegawainya dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan. 

KPU Bondowoso Dorong Mahasiswa STAI Al-Utsmani Jadi Pelopor Demokrasi Kampus

Bondowoso – Komisioner KPU Bondowoso Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Mohamad Makhsun, menghadiri undangan dari STAI Al-Utsmani sebagai pembicara dalam acara sarasehan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bertajuk "Suara Mahasiswa, Masa Depan Kampus", Sabtu (12/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Makhsun menekankan pentingnya kesadaran politik dan partisipasi aktif mahasiswa sebagai bagian dari agent of change dan guardian of values dalam kehidupan demokrasi, baik di tingkat kampus maupun nasional. “Mahasiswa adalah cadangan strategis bangsa. Di tangan kalian, masa depan demokrasi dibentuk. Maka dari itu, pemilu kampus bukan sekadar rutinitas, tapi latihan konkret berdemokrasi yang mencerminkan nilai-nilai transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas”, ujarnya di hadapan para peserta sarasehan yang terdiri dari unsur mahasiswa, dosen, serta pengurus KPUM STAI Al-Utsmani. Dalam paparannya, Makhsun mengajak mahasiswa untuk memahami hakikat diri sebagai khalifah yang bertugas menjaga dan membangun peradaban. Ia juga membahas bagaimana kampus merupakan miniatur negara yang mengajarkan tata kelola kekuasaan secara mikro, termasuk melalui lembaga-lembaga kemahasiswaan seperti BEM dan DPM. “Dalam demokrasi kampus, perbedaan ide bukan untuk dipertentangkan, tapi dipertemukan demi kemajuan bersama. Suara mahasiswa adalah harapan, bukan hanya bagi almamater, tetapi bagi masa depan bangsa,” jelasnya. Selain itu, Makhsun juga menyampaikan pentingnya budaya literasi dan kritisisme melalui saluran seperti pers mahasiswa dan forum diskusi. Ia menyebut bahwa mahasiswa harus berani bersuara terhadap ketimpangan serta aktif mengawal kebijakan kampus agar berpihak pada nilai keadilan dan inklusivitas. Acara sarasehan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas KPUM STAI Al-Utsmani dalam menyelenggarakan pemilu kampus yang berkualitas dan bermartabat. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang turut berdialog dan mengangkat isu-isu seputar demokrasi, partisipasi pemilih pemula, serta peran strategis mahasiswa dalam pengawasan pemilu. (dik)

Raih Keberkahan dan Kekuatan Batin, KPU Bondowoso Gelar Istighosah Rutin

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan keagamaan, berupa istighosah yang berlangsung khidmat pada Jumat pagi (11/7/2025) di mushola Kantor KPU Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM (Sosdiklih, Parmas dan SDM), Sekretaris KPU, jajaran pejabat struktural, seluruh staf, serta siswa/i magang. Dalam suasana penuh kekhusyukan, seluruh yang hadir bersama-sama memanjatkan doa dan dzikir, memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan, khususnya dalam mempersiapkan tahapan-tahapan Pemilu yang akan datang. Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istighosah ini merupakan bagian dari upaya membangun ketenangan batin, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan meningkatkan soliditas di lingkungan KPU Kabupaten Bondowoso. “Istighosah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk ikhtiar batin agar KPU dapat tetap menjaga nama lembaga dan menjalankan seluruh pekerjaan dengan jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai religius dan kedisiplinan bagi para siswa magang, yang turut terlibat dalam berbagai aktivitas kelembagaan di KPU Bondowoso. Dengan diselenggarakannya kegiatan keagamaan ini secara rutin, KPU Bondowoso menunjukkan komitmennya dalam membina lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan profesional.  

Observasi Mahasiswi AT-TAQWA di KPU Bondowoso

Bondowoso — Untuk mengetahui upaya pencegahan korupsi di lingkungan instansi publik, mahasiswa dari IAI AT-TAQWA Bondowoso melakukan kegiatan observasi akademik di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso, Senin (7/7/2025). Sebanyak 5 (lima) orang mahasiswi melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari program observasi akademik wajib dari kampus. Mereka diterima langsung oleh Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Mohamad Makhsun, Dalam observasinya, bertindak sebagai narasumber adalah Sekretaris KPU Kabupaten Bondowoso, Toidin. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa KPU Bondowoso terbuka terhadap kegiatan akademik yang berkaitan dengan tata kelola lembaga dan penguatan integritas kelembagaan. "Kami menyambut baik inisiatif ini. Keterbukaan dan akuntabilitas menjadi prinsip penting dalam kerja kami, terlebih dalam situasi pasca pemilu yang tepat digunakan untuk mengkaji langkah-langkah menjelang Pemilu berikutnya," ujar Toidin di hadapan para mahasiswi. Selama kegiatan observasi, mahasiswi mendapatkan pemaparan mengenai sistem pengendalian internal di KPU, prosedur pengadaan barang dan jasa, serta kode etik bagi penyelenggara Pemilu. Selain itu, mereka juga berdiskusi langsung dengan pejabat terkait mengenai tantangan dan strategi pencegahan korupsi di lembaga penyelenggara pemilu. Selain melakukan wawancara, mahasiswi AT-TAQWA yang observasi juga menemui PPID KPU Kabupaten Bondowoso untuk mendapatkan data pendukung yang diperlukan.

KPU Bondowoso Siap Laksanakan Kegiatan Pasca Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024

Bondowoso (07/07/2025) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengambil langkah strategis menindaklanjuti Surat Dinas KPU RI Nomor 1109/PL.01-SD/06/2025 tertanggal 26 Juni 2025, perihal Penjelasan Pelaksanaan Kegiatan Pasca Pemilu dan Pemilihan. Surat tersebut merupakan bagian dari upaya kelembagaan dalam merefleksikan, mengevaluasi, dan mendokumentasikan seluruh tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, sekaligus menjadi dasar untuk penyusunan kebijakan dan perbaikan teknis ke depan. Sebagai tindak lanjut, KPU Kabupaten Bondowoso telah menggelar rapat pleno internal yang secara khusus membahas amanat surat dinas tersebut. Dalam rapat pleno itu, KPU Bondowoso menetapkan pembentukan tim internal serta menyusun konsep pelaksanaan kegiatan yang akan segera direalisasikan. Ketua KPU Bondowoso dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bersifat administratif, namun sangat penting sebagai sarana evaluasi kelembagaan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Oleh karenanya, dibutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh jajaran KPU serta kolaborasi yang solid dalam menyusun dan melaksanakan kegiatan pasca pemilu ini. Merujuk pada arahan dari KPU RI, terdapat empat poin utama kegiatan yang harus segera dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota, termasuk KPU Bondowoso, yaitu: 1.    Kegiatan Berbagi Pengalaman dalam Rangka Reviu Pelaksanaan Tahapan Teknis Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan ini bertujuan sebagai forum berbagi praktik baik, tantangan lapangan, serta inovasi yang diterapkan dalam penyelenggaraan tahapan teknis Pemilu dan Pemilihan. KPU Bondowoso akan mengidentifikasi pengalaman-pengalaman unik di lapangan untuk kemudian dikompilasi sebagai bahan reviu kelembagaan. 2.    Pendokumentasian Tahapan Teknis Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kegiatan ini mencakup pengumpulan data, laporan, dokumentasi visual, serta catatan lapangan yang menggambarkan pelaksanaan tahapan teknis secara menyeluruh. Mulai dari pencalonan, kampanye, pemungutan suara, hingga rekapitulasi hasil. 3.    Penyusunan Kajian Teknis Terkait Pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Kajian teknis akan membahas analisis terhadap efektivitas pelaksanaan tahapan, identifikasi kendala, serta rekomendasi perbaikan untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan berikutnya. Kajian ini akan disusun secara sistematis berdasarkan data dan pengalaman empirik di lapangan. 4.    Pemutakhiran Data Partai Politik Peserta Pemilu. Sebagai bentuk pelaksanaan amanat Peraturan KPU tentang pemutakhiran data parpol secara berkelanjutan, KPU Bondowoso juga akan melanjutkan proses pengumpulan dan verifikasi data administrasi partai politik, termasuk hasil Pemilu 2024. 5.    Updating Data Dan Pelaksanaan Proses PAW (Penggantian Antarwaktu) Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Dari keempat kegiatan tersebut, dua hal yang mendapat perhatian khusus dari KPU Bondowoso adalah Pendokumentasian Tahapan Teknis dan Penyusunan Kajian Teknis. Keduanya dinilai sebagai kegiatan fundamental yang memerlukan waktu, akurasi, serta pendekatan sistematis dan menyeluruh. Anggota KPU Bondowoso Divisi Teknis Penyelenggaraan, Abu Sofyan, menegaskan pentingnya pengelolaan waktu secara efisien karena setiap kegiatan memiliki batas waktu pelaksanaan yang cukup ketat. “Untuk kegiatan pendokumentasian tahapan teknis, kita memiliki waktu hingga Agustus 2025. Sedangkan penyusunan kajian teknis dibatasi sampai September 2025. Ini waktu yang cukup terbatas, sehingga kita perlu segera menyusun strategi dan membentuk tim kecil yang akan fokus pada masing-masing kegiatan tersebut,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi jajaran KPU Bondowoso untuk melihat kembali proses yang telah dilalui, mengambil pelajaran, dan menyusun rekomendasi konkret yang bermanfaat untuk peningkatan kualitas pemilu ke depan. Sebagai langkah awal, KPU Bondowoso akan segera menggelar pertemuan internal tim kecil untuk mendiskusikan skema pelaksanaan kegiatan secara teknis. Pertemuan tersebut dijadwalkan pada esok hari, dan akan difokuskan pada pembagian tugas, penentuan format laporan dan dokumentasi, serta penjadwalan kegiatan secara keseluruhan. KPU Bondowoso juga berkomitmen untuk menjadikan proses ini sebagai ajang pembelajaran bersama dan kontribusi nyata dalam penguatan demokrasi elektoral. Dengan semangat evaluasi dan refleksi, diharapkan hasil dari kegiatan ini akan menjadi bagian dari warisan kelembagaan yang berdampak luas, baik di tingkat lokal maupun nasional. (mipa)