Berita Terkini

KPU Bondowoso Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Partai Politik Semester II Tahun 2025

Bondowoso (10/12/2025) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Partai Politik Semester II Tahun 2025 pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula KPU Kabupaten Bondowoso mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Rapat koordinasi ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya KPU untuk memastikan data dan dokumen partai politik senantiasa akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual. Pemutakhiran data dilakukan secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, dan dilaksanakan secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari perwakilan 18 partai politik, unsur Bawaslu Kabupaten Bondowoso, jajaran internal KPU Kabupaten Bondowoso, serta panitia pelaksana. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga validitas dan integritas data kepartaian. Melalui rapat koordinasi ini, KPU Kabupaten Bondowoso memberikan penjelasan terkait mekanisme pemutakhiran data, jenis data dan dokumen yang dapat diperbarui, serta tahapan dan jadwal pelaksanaan pemutakhiran data Partai Politik Semester II Tahun 2025. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menampung masukan dari partai politik guna kelancaran proses pemutakhiran data. KPU Kabupaten Bondowoso berharap, melalui kegiatan ini, partai politik dapat lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam memperbarui data dan dokumen kepartaian. Dengan demikian, basis data kepartaian yang tersimpan dalam Sipol menjadi lebih valid, tertata, dan dapat diandalkan sebagai dasar dalam pelaksanaan tahapan Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang. Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan bagian dari program penyelenggaraan Pemilu dalam proses konsolidasi demokrasi, sekaligus bentuk komitmen KPU Kabupaten Bondowoso dalam mewujudkan tata kelola kepemiluan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. (Mul)

KPU Bondowoso Rampungkan Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025

Bondowoso, [8/12/2025] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso telah sukses menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Kantor KPU Bondowoso pada Senin, 8 Desember 2025. Pleno ini bertujuan untuk memutakhirkan dan menetapkan jumlah data pemilih terkini di Kabupaten Bondowoso sebagai persiapan menghadapi agenda elektoral yang akan datang. Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Sudaedi selaku Ketua KPU Kabupaten Bondowoso. Rapat tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Bawaslu Bondowoso, Dispendukcapil, perwakilan (PERTUNI) Persatuan Tunanetra Indonesia serta instansi terkait lainnya. Suasana rapat berlangsung tertib dan terbuka, menjamin akuntabilitas seluruh proses pemutakhiran data. Dalam paparannya, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Bondowoso menyampaikan bahwa proses PDPB Triwulan IV meliputi pencatatan pemilih baru, penghapusan data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti meninggal dunia atau pindah domisili, serta perbaikan elemen data. Sudaedi, menekankan pentingnya akurasi data pemilih dalam menjaga kualitas dan integritas proses demokrasi. "Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan adalah komitmen KPU Bondowoso untuk memastikan setiap warga negara yang telah memenuhi syarat memiliki hak pilih dan terdaftar dengan baik. Sinergi dengan Dispendukcapil dan Bawaslu menjadi kunci utama keberhasilan program ini," tegasnya dalam penutupan rapat pleno. Hasil rekapitulasi ini selanjutnya akan diumumkan secara resmi dan menjadi acuan bagi tahapan pemilu/pemilihan di masa mendatang. KPU Bondowoso mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder untuk terus berpartisipasi aktif dalam melaporkan perubahan data kependudukan demi terciptanya data pemilih yang mutakhir dan akurat. (Alv)

Apel Pagi: KPU Bondowoso Mantapkan Persiapan Rekap PDPB Triwulan IV

Bondowoso — KPU Kabupaten Bondowoso mengawali pekan dengan apel pagi pada Senin (8/12), yang kali ini difokuskan pada persiapan pelaksanaan Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025. Dipimpin oleh Sekretaris KPU Bondowoso, Toidin, apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh data dan perangkat pendukung siap sebelum Pleno dimulai. “Mohon agar seluruh persiapan untuk rekap PDPB dapat diamankan dan ditata dengan baik, sehingga pelaksanaannya nanti berjalan lancar,” ujar Toidin. Dalam amanatnya, Toidin menegaskan pentingnya ketelitian dan kesiapan teknis mengingat rekap PDPB menjadi bagian krusial dalam pemeliharaan data pemilih. Ia juga meminta jajaran terkait memastikan seluruh pertanggungjawaban anggaran diselesaikan tepat waktu. “Usahakan tiap Rabu SPJ selesai,” pesannya. Menutup arahannya, Toidin mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga kondisi fisik. Ia menilai kewaspadaan terhadap kesehatan perlu ditingkatkan karena cuaca masih berada pada musim hujan, yang rentan menimbulkan penyakit. Semangat untuk menjaga kebugaran dan tetap sigap dalam menjalankan tugas diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh agenda kelembagaan. (Ptr)

Debat Kandidat Pilkasim MAN Bondowoso, Siswa Latih Demokrasi dan Kepemimpinan

Bondowoso — MAN Bondowoso memasuki salah satu tahapan penting dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) dengan digelarnya debat kandidat pada Sabtu (6/12). Kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk mengenali gagasan dan kapasitas para calon sebelum memasuki tahapan akhir Pilkasim. Anggota KPU Kabupaten Bondowoso Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Mohamad Makhsun, hadir untuk mendampingi sekaligus memberikan penguatan terkait pendidikan pemilih bagi pelajar. Kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala MAN Bondowoso, Santoso, yang menegaskan bahwa debat kandidat merupakan sarana pembelajaran penting bagi siswa untuk melihat kualitas dan karakter para calon pemimpin OSIM. Ia berharap proses ini dapat melahirkan figur yang amanah, bertanggung jawab, dan mampu membawa organisasi siswa ke arah yang lebih baik. Santoso juga mengajak seluruh peserta dan penonton mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menjaga suasana tetap tertib dan kondusif. Usai sambutan pembuka, Makhsun menyampaikan penguatan mengenai pentingnya memahami esensi Pilkasim. Ia mengajak siswa memanfaatkan sesi debat untuk mendalami visi dan misi para calon melalui pertanyaan yang relevan. Makhsun menegaskan bahwa seluruh proses Pilkasim harus berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Pada kesempatan itu, Makhsun juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh pasangan calon, tim sukses, dan peserta kegiatan untuk tidak melakukan kampanye negatif dalam bentuk apa pun—baik ujaran, sindiran, maupun tindakan yang berpotensi menjatuhkan calon lain. Ia menekankan bahwa pemilihan di lingkungan pendidikan harus menjadi contoh nyata etika berdemokrasi yang sehat dan bermartabat. “Selamat berkompetisi. Buka hati dan pikiran kalian ketika menyimak visi misi calon. Tentukan pilihan dengan pertimbangan yang matang. Lihat apa yang disampaikan, bukan siapa yang menyampaikan,” ujarnya menutup sambutan. Debat kandidat kemudian berlangsung dengan menghadirkan enam calon, masing-masing tiga calon putra dan tiga calon putri. Pemilihan dilakukan terpisah, di mana siswa putra memilih Ketua OSIM Putra, sementara siswa putri memilih Ketua OSIM Putri. Suasana debat berjalan dinamis layaknya debat pasangan calon pada umumnya. Setiap kandidat memaparkan visi, misi, dan program kerja, kemudian menjawab pertanyaan yang menggali lebih dalam kemampuan mereka mengelola organisasi. Interaksi antara moderator, kandidat, dan audiens berlangsung tertib namun tetap penuh antusiasme. Pendampingan KPU Bondowoso terhadap Pilkasim di MAN Bondowoso akan terus berlanjut hingga tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Melalui kegiatan seperti debat kandidat ini, sekolah diharapkan mampu menyiapkan generasi muda yang memahami etika berdemokrasi, cakap dalam berorganisasi, dan bijak dalam menentukan pilihan. (Ptr)

Bina Kerohanian: Meneguhkan Hati dan Menumbuhkan Kesadaran Lewat Kultum serta Doa Bersama

Bondowoso — KPU Kabupaten Bondowoso kembali menggelar kegiatan Bina Kerohanian di Musholla Nurullah pada Jumat (05/12/2025). Kegiatan yang diikuti komisioner dan jajaran kesekretariatan ini diisi dengan kultum bertema keistimewaan ziarah kubur, serta tahlil dan doa bersama untuk mendoakan keluarga besar KPU yang telah meninggal dunia. Momen ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menenangkan batin, memperdalam pemahaman spiritual, dan mengingat pentingnya keseimbangan antara tugas kedinasan dan pembinaan rohani. Acara dibuka dengan sambutan dari Imroatul Husnah, Anggota KPU Kabupaten Bondowoso Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Ia menyampaikan ajakan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan hati yang lapang, sehingga hikmah dari kultum dapat benar-benar terserap dan memberi dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Harapan tersebut menjadi pembuka suasana yang meneduhkan sebelum memasuki sesi inti kegiatan. Kultum disampaikan oleh Agus Santoso, pelaksana Sekretariat KPU Kabupaten Bondowoso dengan tema keistimewaan ziarah kubur. Dalam tausiyahnya, ia menguraikan bahwa ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi sarana untuk menumbuhkan kesadaran diri. Ziarah mengingatkan manusia akan kematian, menggerakkan hati untuk memperbanyak amal saleh, sekaligus menjadi tanda kasih sayang kepada sesama. Ia turut memaparkan adab yang harus dijaga, seperti mengucapkan salam, mendoakan, dan menjaga kesopanan selama berada di area makam. Menutup penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa ziarah kubur merupakan amalan sederhana namun kaya nilai spiritual. “Semoga kita menjadi hamba Allah yang senantiasa ingat akan kematian dan mempersiapkan diri dengan amal saleh,” ujarnya memberi pengingat. Kegiatan berlanjut dengan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Khalil, jagat saksana KPU Kabupaten Bondowoso. Suasana musholla semakin khidmat ketika lantunan doa dipanjatkan khusus untuk keluarga besar KPU Kabupaten Bondowoso. Doa bersama ini menjadi wujud penghormatan sekaligus pengingat bahwa setiap insan pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta. Melalui momen ini, para peserta diajak untuk terus memperbaiki diri serta memperkuat keikhlasan dalam menjalankan amanah pekerjaan sehari-hari. (Ptr)

Sharing Moment: Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Penggunaan APAR

Bondowoso – Kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat menjadi bagian penting dari keamanan lingkungan kerja. Melalui Sharing Moment Vol. 8 yang digelar Rabu (3/12), KPU Kabupaten Bondowoso mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), bekerja sama dengan Tim Damkar Bondowoso. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor untuk sesi materi dan berlanjut dengan sesi praktik di halaman depan kantor. Ketua KPU Bondowoso, Sudaedi, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran tim Damkar atas kesediaannya berbagi ilmu. Agenda ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pegawai dalam menghadapi kondisi kebakaran yang mungkin terjadi di lingkungan kerja. Sesi materi dibawakan oleh Martanto Budi Santoso selaku Kepala Seksi Pemberdayaan. Ia memberikan gambaran mengenai potensi kebakaran yang umum terjadi, seperti kebakaran akibat korsleting listrik yang sering dianggap dapat diatasi dengan air, padahal tidak semua kondisi memungkinkan hal tersebut. Martanto juga menyoroti risiko kebocoran gas yang dapat memenuhi ruangan dan berpotensi memicu ledakan melalui percikan kecil dari saklar atau perangkat elektronik. Selain itu, ia menjelaskan prinsip penyimpanan dan perawatan APAR agar alat tersebut selalu siap digunakan saat dibutuhkan. Penjelasan teknis kemudian diperdalam oleh petugas Damkar, Widjaja Kusuma. Ia memaparkan kelas-kelas kebakaran, mulai dari bahan padat, cairan, listrik, logam hingga minyak, serta potensi yang dapat muncul di lingkungan perkantoran. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai jenis APAR sesuai media pemadam, termasuk cara menentukan penempatan yang aman, jarak antar unit, serta ketinggian pemasangan agar mudah dijangkau saat keadaan darurat. Penanganan awal ketika mencium bau gas serta langkah pencegahan kebakaran akibat kebocoran tabung gas turut menjadi bagian penting dalam penjelasan. Sebelum sesi praktik dimulai, Sekretaris KPU Bondowoso, Toidin, menyampaikan apresiasi kepada tim Damkar dan mengingatkan pentingnya kebiasaan memeriksa kembali peralatan listrik setelah selesai digunakan. Ia berharap pemahaman yang diberikan dapat diaplikasikan tepat pada waktunya, sehingga potensi bahaya dapat diminimalkan. Bagian praktik menjadi sesi paling interaktif. Pegawai mempelajari cara memadamkan api menggunakan kain basah, mengoperasikan APAR dengan benar, serta menangani simulasi kebocoran gas. Setiap pegawai diberi kesempatan mencoba langsung, sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga teruji melalui pengalaman praktik. (Ptr)