Berita Terkini

Bina Lingkungan dan Bina Jasmani Warnai Jumat Rutin KPU Bondowoso

Bondowoso — Kegiatan Jumat rutin di KPU Kabupaten Bondowoso pada Jumat (06/02) diisi dengan rangkaian Bina Lingkungan yang dilanjutkan Bina Jasmani. Kegiatan ini diikuti komisioner dan jajaran kesekretariatan sebagai upaya menjaga kepedulian terhadap lingkungan kerja sekaligus menyegarkan kebugaran di tengah rutinitas perkantoran. Kegiatan diawali dengan Bina Lingkungan melalui kerja bakti membersihkan area halaman depan dan belakang kantor. Sejak pagi, para peserta bergotong royong menyapu, merapikan, dan memastikan lingkungan kantor tetap bersih dan tertata. Suasana berlangsung santai namun tetap kompak, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga ruang kerja bersama. Usai kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan Bina Jasmani melalui permainan volitik atau voli plastik. Lapangan sederhana di area kantor dimanfaatkan untuk bermain bersama dalam suasana ringan dan penuh keakraban. Tawa dan canda sesekali terdengar di sela permainan, menambah semarak kegiatan dan menciptakan suasana yang cair. Rangkaian kegiatan ini menjadi jeda yang menyegarkan setelah aktivitas kerja harian, sekaligus memperkuat interaksi antarpegawai dalam suasana nonformal. Melalui kombinasi Bina Lingkungan dan Bina Jasmani, KPU Kabupaten Bondowoso terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan didukung kebersamaan yang solid dalam menjalankan tugas kelembagaan.

KPU Bondowoso Ikuti Kegiatan Penandatanganan PKS dan Pembukaan Latsar CPNS KPU Jatim 2026

Bondowoso — KPU Kabupaten Bondowoso mengikuti secara daring Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Pengembangan Kompetensi, Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama RI dengan KPU Provinsi Jawa Timur, sekaligus Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS KPU se-Jawa Timur Tahun 2026, Rabu (4/2). Kegiatan yang dipusatkan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi dan pembentukan karakter CPNS KPU di seluruh Jawa Timur. Hadir dari KPU Kabupaten Bondowoso mengikuti kegiatan tersebut adalah Anggota Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Mohamad Makhsun, Sekretaris KPU Bondowoso, Toidin, Kasubbag Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM, Fahrurozhi Mashuri, serta delapan orang CPNS di lingkungan KPU Kabupaten Bondowoso. Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur, Eka Wisnu Wardhana, dalam sambutannya menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan penting dalam membentuk ASN KPU yang profesional dan berintegritas. Ia mengingatkan para CPNS untuk menjaga kode etik dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu. “Sejak berstatus CPNS, rekan-rekan adalah bagian dari penyelenggara pemilu yang wajib menjaga integritas dan etika. Latsar ini menjadi ruang pembentukan karakter agar kelak mampu menjalankan tugas dan kewenangan secara profesional,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Pusbangkom MKMB Kemenag RI, Musyarofah Amin, saat membuka kegiatan secara resmi menekankan bahwa Latsar bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan fondasi awal pengabdian ASN. “Pelatihan dasar ini adalah awal pengabdian ASN sejati, sehingga harus diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menjalankan amanah ke depan,” tegasnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama antara KPU Provinsi Jawa Timur dan Pusbangkom MKMB Kemenag RI dalam membentuk ASN yang profesional dan berintegritas. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Bondowoso berharap CPNS yang mengikuti Latsar mampu meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta siap mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPU secara optimal di tingkat daerah.

Apel Pagi: Awal Februari Jadi Momentum Penguatan Kinerja

Bondowoso — Pergantian bulan menjadi momentum untuk memperbarui semangat dan cara kerja. Awal Februari dimaknai sebagai titik refleksi sekaligus dorongan untuk melangkah lebih progresif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kelembagaan. Pesan tersebut disampaikan dalam apel pagi yang digelar di halaman Kantor KPU Kabupaten Bondowoso, Senin (02/02). Apel dipimpin oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bondowoso, Toidin, dan diikuti oleh jajaran kesekretariatan sebagai bagian dari penguatan internal di awal bulan. Dalam amanatnya, Toidin mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan bulan Februari sebagai fase peningkatan kinerja. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi, memperbaiki pola kerja, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas agar kinerja kelembagaan terus bergerak ke arah yang lebih baik. Selain itu, Toidin juga memberikan perhatian kepada rekan-rekan CPNS yang mulai memasuki agenda Latihan Dasar (Latsar) dengan metode distance learning selama satu bulan ke depan. Ia mendorong agar seluruh proses pembelajaran diikuti dengan sungguh-sungguh, dimanfaatkan secara optimal, dan dijadikan bekal penting dalam penguatan kapasitas serta kesiapan menjalankan tugas ke depan. Apel pagi ini menjadi pengingat bahwa awal bulan bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga peluang untuk memperkuat komitmen kerja dan proses pembelajaran yang berkelanjutan dalam mendukung kinerja kelembagaan.

Tim Asesor KPU Bondowoso Ikuti Rakor Maturitas SPIP 2026

Bondowoso – Guna memperkokoh akuntabilitas dan efektivitas pengendalian intern, Tim Asesor Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi KPU Kabupaten Bondowoso mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Mandiri secara daring pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh KPU Republik Indonesia ini merujuk pada Peraturan BPKP Nomor 5 Tahun 2021 dan Keputusan KPU Nomor 981 Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk mengukur kematangan penyelenggaraan SPIP di lingkungan sekretariat KPU dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Dalam rapat yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini, tim asesor menerima pembekalan intensif dari narasumber Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai mekanisme penilaian mandiri terintegrasi tahun 2026. Fokus utama pertemuan ini adalah memberikan pemahaman mendalam bagi para asesor dalam memetakan serta mengevaluasi kualitas pengendalian intern, sehingga diharapkan hasil penilaian mandiri ini mampu mendorong peningkatan kinerja dan integritas lembaga di KPU Kabupaten Bondowoso.

Bina Jasmani Jumat Rutin, KPU Kabupaten Bondowoso Perkuat Kebugaran dan Kebersamaan Pegawai

Bondowoso — Kegiatan Jumat rutin di KPU Kabupaten Bondowoso pada Jumat (30/01) kembali diisi dengan Bina Jasmani melalui kegiatan jalan sehat yang diikuti komisioner dan jajaran kesekretariatan, dengan rute mengelilingi area sekitar kantor. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang menyegarkan suasana kerja di tengah padatnya aktivitas perkantoran. Sejak pagi hari, para peserta berkumpul di halaman kantor untuk mengikuti pemanasan bersama guna menyiapkan kondisi tubuh sebelum memulai aktivitas. Gerakan peregangan dilakukan secara santai namun terarah, menciptakan suasana yang cair sekaligus membangun semangat sebelum perjalanan dimulai. Usai pemanasan, rombongan berjalan bersama menyusuri rute di sekitar lingkungan kantor. Langkah yang ringan berpadu dengan percakapan santai antarpegawai membuat suasana terasa akrab dan menyenangkan. Sesekali terdengar canda ringan di antara peserta, menambah kehangatan kegiatan yang berlangsung sederhana namun bermakna tersebut. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para pegawai untuk sejenak menikmati udara pagi di luar ruang kerja, sekaligus mempererat komunikasi lintas bagian dalam suasana yang lebih santai. Kebersamaan yang terbangun selama perjalanan memberi energi positif sebelum kembali melanjutkan aktivitas kerja di kantor. Melalui Bina Jasmani yang rutin dilaksanakan, KPU Kabupaten Bondowoso terus mendorong terciptanya keseimbangan antara kesehatan fisik, kebersamaan, dan kesiapan kerja, sehingga setiap pegawai dapat menjalankan tugas kelembagaan dengan kondisi yang lebih bugar dan suasana kerja yang semakin harmonis.

KPU Bondowoso Gandeng Puskesmas Nangkaan, Edukasi dan Skrining Dini TBC

Bondowoso – Batuk yang tak kunjung sembuh, tubuh mudah lelah, atau penurunan berat badan tanpa sebab kerap dianggap keluhan biasa. Padahal, gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda awal Tuberkulosis (TBC), penyakit menular yang masih banyak ditemui di sekitar kita. Dalam Sharing Moment Vol. 10 yang digelar Rabu (28/01), KPU Kabupaten Bondowoso mengajak pegawai meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan diri melalui edukasi serta deteksi dini penyakit tersebut. Kegiatan ini dibuka oleh Mohamad Makhsun, selaku  Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim nakes dari Puskesmas Nangkaan. Ia berharap kegiatan berbagi pengetahuan semacam ini dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga lingkungan sekitar. Materi disampaikan oleh dr. Afiv Dian Risnanda dengan topik TBC di Sekitar Kita: Kenali, Cegah, dan Atasi Bersama. Ia menjelaskan bahwa TBC paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat mengenai organ lain seperti kelenjar getah bening. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk berdahak selama dua minggu atau lebih, demam disertai keringat malam, serta penurunan berat badan yang signifikan tanpa sebab yang jelas. Melalui pemahaman sejak dini, risiko penularan dapat ditekan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat. Dalam sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses pengobatan TBC, pemulihan kondisi tubuh setelah pengobatan selesai, hingga kebiasaan sehari-hari yang perlu diperhatikan agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain. Diskusi ini mempertegas bahwa pengobatan TBC harus dijalani secara tuntas agar kondisi tubuh kembali stabil dan mampu beraktivitas normal. Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan skrining TBC serta pemeriksaan kesehatan lainnya, meliputi pengecekan karbon monoksida (CO), gula darah (GD), tekanan darah (TD), dan berat badan (BB). Rangkaian kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dimulai dari kesadaran diri, didukung dengan langkah pencegahan dan pemeriksaan sejak dini.