Berita Terkini

KPU BONDOWOSO HADIRI RAKOR PERENCANAAN DAN PERSIAPAN LOGISTIK DALAM MENGHADAPI PEMILU 2024

Banyuwangi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bondowoso menghadiri rapat koordinasi perencanaan dan persiapan logistik dalam rangka menghadapi Tahapan Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Banyuwangi mulai tanggal 8 - 10 November 2022. Hadir sebagai peserta dari KPU Kabupaten Bondowoso Ketua, Junaidi, Sekretaris, Toidin, Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik, Adiets Nurhasanah serta Pejabat Pengadaan, Ilmi Ardiansyah. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam mengatakan, Pemilu diharapkan dapat berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pemilihan dapat berkontribusi positif dalam kepemimpinan di daerah. "Dengan Pemilu dapat berkontribusi positif bagi perekonomian Banyuwangi," ungkapnya. Selain itu, Anam menambahkan, KPU akan segera melaksanakan rekrutmen badan penyelenggara adhoc yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).  Untuk itu, perlu sinergi antara KPU dengan Pemkab.  Dia mencontohkan, beberapa kontribusi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Pemilu yaitu penyediaan sarana kantor untuk PPK dan PPS, serta penyediaan sumberdaya manusia untuk kesekretariatan PPK dan PPS.  Bupati Banyuwangi  Hj. Ipuk Fiestiandani mengatakan, euforia Pemilu 2024 sudah sampai ke masyarakat bawah. Untuk itu, Pemkab Banyuwangi telah mempersipakan sejumlah langkah agar baliho-baliho tetap selaras dengan keindahan.  "Kami berharap Pemilu bisa berjalan dengan lancar dan Jawa Timur menjadi daerah yang aman," ungkapnya.  Dalam kesempatan itu, Bupati Banyuwangi juga mengenalkan program-program Pemerintah Banyuwangi dengan tagline Banyuwangi Rebound. Program itu berfokus pada tiga aspek yaitu menangani pandemi, pulihkan ekonomi serta merajut harmoni. (IDI)

SOSIALISASI DAN KOORDINASI PEMBENTUKAN BADAN ADHOC PEMILU 2024

Bondowoso - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bondowoso menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024 (07/11/2022). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Padis Bondowoso, dihadiri oleh Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Sekretaris, para Kasubbag, seluruh staf Kesekretariatan beserta undangan yang terdiri para stakeholder. Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Sunfi Fahlawati mengatakan, “Pada hari ini kita mengawali Sosialisasi SIAKBA (Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc), aplikasi terkait rekrutmen Adhoc, yang juknis dan PKPU nya belum keluar, sehingga kita menyampaikan kepada masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat, melalui stakeholder bagaimana mereka mempersiapkan kader-kadernya untuk bersiap nantinya mengikuti rekrutmen Adhoc dan mengenalkan SIAKBA secara utuh pada mereka, sehingga mereka lebih siap ketika harus mendaftar dengan aplikasi dan lebih familiar dengan aplikasinya”. Selanjutnya, kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Pembentukan Badan Adhoc Pemilu Tahun 2024 dilanjutkan dengan sesi simulasi dan tanya jawab. (Jie)

AMANAT APEL PAGI KPU BONDOWOSO

Bondowoso (07/11/2022), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bondowoso melaksanakan apel pagi yang diterima oleh Kepala Sub Bagian Hukum dan SDM, Fahrurozhi Mashuri, menyampaikan Amanat Apel Pagi kepada seluruh staf KPU Bondowoso, apel telaksana di halaman kantor KPU Bondowoso Jl. Mastrip Km. 3 Bondowoso pada senin 07/11/2022. Kegiatan Apel rutin setiap Senin pagi ini merupakan amanat dari Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2022 dan juga Surat Ketua KPU Republik Indonesia Nomor 52/SDM.03.5/04 perihal Himbauan Apel Pagi di Lingkungan KPU Republik Indonesia. “Setelah apel kita akan melaksanakan istighosah rutin dan rapat koordinasi”, kata Fahrurozhi Selain itu, juga ada agenda sosialisasi mengenai badan ad hoc pada Pemilu Tahun 2024 yang dilaksanakan hari ini Senin 07 November  2022 bersama satakeholder dan organisasi masyarakat (Ormas). “Dengan semakin padatnya kegiatan ini, Saya berharap Kawan-kawan dapat tetap konsisten dan menjaga kesehatan. ujar Kasubbag Hukum dan SDM Apel pagi diakhiri dengan doa bersama untuk kesehatan dan kelancaran aktifitas KPU Bondowoso, serta doa untuk jagat saksana  KPU Pamekasan yang meninggal dunia.(Dy)

KPU Bondowoso Ikuti Rakor Persiapan Rekapitulasi Hasil Verfak

Surabaya (05/11/2022) – Komisi Pemilihan Umu  (KPU) Kabupaten Bondowoso mengikuti Rapat Koordinasi Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik tingkat Provinsi Jawa Timur, Sabtu-Minggu (5-6/11/2022). Kegiatan rapat koordinasi tersebut diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur bersana dengan 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur bertempat di Hotel royal Tulip Darmo, Surabaya.   Hadir dalam rapar koordinasi adalah Ketua KPU Kabupaten Bondowos (Junaidi), Anggota KPU Divisi Teknis (Heniwati), Anggota KPU Divisi Rendatin (Ali Mushofa), Sekretaris (Toidin), Kasubbag Teknis Penyelenggaraan, Partisipasi dan Hupmas (Moh Ilyas) dan operator Sipol (moh Dafid). Kegiatan dilaksanakan dalam rangka persiapan proses rekapitulasi hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik yang telah dilaksanakan sejak tanggal 17 Oktober sampai dengan 4 November 2022.   Ketua KPU provinsi Jawa Timur, Choirul Anam, membuka secara langsung kegiatan rapat koordinasi. Dalam sambutannya, Anam menyampaikan bahwa Partai politik menjadi salah satu dari tiga hal mutlak yang harus ada dalam Pemilu, yaitu adanya peserta, penyelenggara, dan pemilih. Anam juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pantauan KPU Provinsi diperlukan upaya yang tidak mudah, mengingat adanya keterbatasan sumber daya manusia untuk menjangkau cukup banyak anggota yang menjadi sampel.   Sebelumnya, KPU Kabupaten Bondowos telah menyelesaikan pelaksanaan verifikasi kepengurusan partai politik calon peserta pemilu pada tanggal 17 Oktober 2022. Sementara itu, verifikasi faktual keanggotaan dilaksanakan pada tanggal 18 sampai dengan 31 Oktober 2022. Selanjutnya, KPU Bondowoso melakukan verifikasi faktual dengan metode menghadirkan keanggotaan di kantor partai politik serta melalui teknologi informasi. (mipa)

6 Pimpinan KPU Bondowoso Hadiri Rapim Se-Jatim

6 Pimpinan KPU Bondowoso Hadiri Rapim Se-Jatim SURABAYA - Enam orang pimpinan KPU Bondowoso yang terdiri dari Ketua, anggota serta Sekretaris menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Rapim itu membahas beberapa tahapan penting dalam Pemilu 2024 seperti rekrutmen badan adhoc dan verifikasi partai politik.  Ketua Panitia Rapim Nurita Paramita mengatakan, kegiatan itu untuk sinkronisasi dan mengkoordinasikan kegiatan KPU Provinsi Jawa Timur dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dengan demikian, Rapim itu menghasilkan rumusan kegiatan tahapan Pemilu  pada Oktober-Desember 2022.  Agar pelaksanaan tahapan berjalan dengan baik, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Chairul Anam mengingatkan, KPU Kabupaten/Kota agar teguh pada prinsip kelembagaan KPU yakni hierakhis. Artinya, koordinasi KPU Kabupaten/Kota harus melalui KPU Provinsi terlebih dahulu.  Selain itu, Anam mengingatkan, KPU Kabupaten/Kota harus siap melaksanakan instruksi KPU. "KPU akan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap instruksi yang diberikan kepada KPU kabupaten/kota," tegasnya dalam Rapat Pimpinan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Ballroom Double Tree Surabaya.  Setelah pengarahan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, acara dilanjutkan dengan pengarahan oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan Insan Qoriawan serta Divisi SDM Rochani.(IDI)

Pendidikan Pemilih: “Pentingnya Berkontribusi Dalam Pemilu”

Berdasarkan surat permohonan narasumber dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Bondowoso, Sunfi Fahlawati, Divisi Sosialisasi Pendidikan pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Bondowoso menghadiri acara Proyek Penguatan Profil Pemuda Pancasila yang bertajuk Suara Demokrasi di Halaman SMK N 3 Bondowoso, Rabu (02/11/2022). Hadir sebanyak 377 siswa yang dengan antusias mengikuti acara tersebut dengan didampingi oleh masing-masing guru kelas. Pada kesempatan tersebut Sunfi menjelaskan pentingnya berkontribusi dalam Pemilu sebagai bentuk mewujudkan sistem Demokrasi yang ada di Indonesia. Selain itu, acara tersebut diadakan  sebagai sarana pembelajaran serta pembekalan siswa yang nantinya akan melaksanakan Pemilihan Osis (Pemilos) pada 9 November 2022, sehingga dengan diadakannya acara tersebut para siswa dilatih bagaimana belajar berdemokrasi melalui Pemilihan Osis. Dalam paparan materinya, Sunfi menjelaskan kriteria menjadi pemilih dalam pelaksanaan pesta demokrasi seperti warga negara Indonesia (WNI), berusia minimal 17 Tahun, terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), bukan anggota TNI/Polri, tidak dicabut hak pilihnya serta tidak mengalami gangguan kejiwaan. Sunfi juga menjelaskan beberapa ancaman terhadap eksistensi Pemilu yang masih sering terjadi di Indonesia seperti halnya masih maraknya praktik Politik Uang, sentimen suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) serta masih banyaknya masyarakat yang mudah tertipu dengan penyebaran informasi bohong/hoax. Pada kesempatan tersebut Sunfi juga menghimbau kepada seluruh siswa yang hadir agar menjadi pemilih yang cerdas dengan cara mengenali calon yang nantinya akan dipilih, mengetahui visi dan misi calon, mengetahui rekam jejak calon dan ikut andil dalam pemberantasan Politik Uang yang masih sering terjadi setiap pelaksanaan Pesta Demokrasi di Indonesia. (Fiq)