Berita Terkini

KPU RI Konsolidasikan Laporan PIPK Tahun 2025, Perkuat Akuntabilitas Keuangan

Bondowoso [26/11]– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia melaksanakan penyusunan dan konsolidasi Laporan Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK) tingkat lembaga, yang melibatkan seluruh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan ini didasari oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 17 Tahun 2019 tentang Pedoman Penerapan, Penilaian, Dan Reviu Pengendalian Intern Atas Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat. Pelaksanaan konsolidasi Laporan PIPK ini bertujuan untuk menilai efektivitas pengendalian internal yang diterapkan di seluruh satuan kerja (satker) KPU, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, dalam proses penyusunan laporan keuangan. ​"Prinsip utama dari penerapan PIPK adalah untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi dan memastikan bahwa Laporan Keuangan disajikan secara akurat, akuntabel, dan andal," ujar Yayu Yulian Kepala Biro Keuangan KPU. Dengan adanya laporan PIPK yang memadai, diharapkan KPU dapat terus meningkatkan kualitas Laporan Keuangannya dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara berkelanjutan. ​Laporan Hasil Penilaian PIPK Tahun 2025 disampaikan paling lambat tanggal 7 Januari 2026 kepada KPU RI dan akan disampaikan ke Kementerian Keuangan oleh KPU RI Paling lambat tanggal 15 Januari 2026. (Yan'se)

Perkuat Tata Kelola Kearsipan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, KPU Provinsi Jawa Timur Gelar Bimbingan Teknis di Pasuruan

Bondowoso - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kearsipan pada 24-25 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula KPU Kabupaten Pasuruan tersebut diikuti oleh para Kasubbag KUL dan operator Srikandi KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, termasuk dari KPU Kabupaten Bondowoso. Kegiatan hari pertama diawali dengan sambutan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi, yang menekankan pentingnya penguatan tata kelola kearsipan sebagai bagian dari akuntabilitas penyelenggaraan pemilu. Sambutan turut disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Pasuruan Ainul Yaqin, selaku tuan rumah kegiatan yang menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem kearsipan berbasis digital di seluruh satuan kerja KPU. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi berjudul “Manajemen Pengelolaan dan Penyimpanan Arsip Berbasis Teknologi Informasi” oleh Suhartining, selaku Arsiparis Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pasuruan. Paparan tersebut memberikan penekanan pada urgensi kearsipan sebagai rekaman autentik dan terpercaya dari seluruh aktivitas lembaga negara. Setelah sesi materi, kegiatan berlanjut pada bimbingan teknis penggunaan aplikasi dan web Srikandi sebagai sistem kearsipan digital nasional. Dalam arahannya, Andi Purnomo menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi, khususnya pada buku agenda surat masuk dan keluar. Beliau menegaskan bahwa ke depan seluruh agenda surat masuk, surat keluar, serta disposisi di lingkungan KPU akan dilakukan sepenuhnya melalui aplikasi Srikandi. Dengan demikian, pimpinan dan pejabat struktural dapat memberikan disposisi secara digital sehingga proses kerja menjadi lebih cepat, efisien, dan terdokumentasi dengan baik. Agenda hari kedua dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, berisi Bimbingan Teknis Peningkatan Keprotokolan. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata kelola keprotokolan, standar pelayanan acara resmi, serta tata cara penyusunan kegiatan kelembagaan agar lebih tertib, profesional, dan sesuai standar kelembagaan KPU. Melalui rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut, KPU Provinsi Jawa Timur berharap seluruh KPU Kabupaten/Kota semakin siap menerapkan tata kelola kearsipan modern berbasis digital dan meningkatkan profesionalisme dalam bidang keprotokolan. Penguatan kapasitas ini menjadi bagian penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penyelenggaraan Pemilu serta pelayanan publik di lingkungan KPU. (Ftr)

Koordinasi Bersama Bawaslu Mantapkan Persiapan PDPB Triwulan IV

Bondowoso (25/11/2025) - KPU Kabupaten Bondowoso melalui Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Divisi Hukum dan Pengawasan, bersama Kepala Subbagian Perencanaan, Data dan Informasi, serta operator Sistem Data Pemilih (Sidalih) melaksanakan kunjungan koordinasi ke kantor Bawaslu Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantapkan persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bondowoso beserta jajaran. Agenda koordinasi difokuskan pada penguatan sinergi antar lembaga dalam memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan akurat, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Dalam pertemuan tersebut, KPU Kabupaten Bondowoso memaparkan perkembangan data pemilih terkini, termasuk hasil pencermatan, masukan masyarakat, serta laporan kependudukan dari instansi terkait. Selain itu, dibahas pula langkah-langkah strategis untuk penyusunan laporan PDPB Triwulan IV, termasuk mekanisme pengawasan dan tata kelola data. KPU Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Bawaslu Kabupaten Bondowoso dalam menjaga kualitas data pemilih. Kerja sama ini menjadi bagian penting untuk memastikan daftar pemilih yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam setiap tahapan kepemiluan. Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan PDPB Triwulan IV dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu dan Pemilihan mendatang di Kabupaten Bondowoso.(Alv)

Tingkatkan Kompetensi dan Kemampuan Etika Acara, KPU RI Gelar Bimtek Keprotokolan

Bondowoso — Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Keprotokolan pada Selasa (25/11/2025) sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi aparatur dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan resmi lembaga. Kegiatan yang digelar secara daring tersebut diikuti oleh Kasubag Parmas SDM Fahrurozhi Mashuri, sejumlah staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), serta seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan KPU Kabupaten Bondowoso. Acara dibuka oleh Aldhanny Gustam Usman, Kepala Bagian Persidangan dan Protokol Setjen KPU RI. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kemampuan protokoler yang baik sangat dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, citra profesional, serta kelancaran berbagai agenda kelembagaan KPU. Sesi materi pertama disampaikan oleh Barik Muhammad Kurniawan Ardy, Kepala Subbagian Persidangan KPU RI, yang memaparkan dasar hukum keprotokolan serta prinsip etika dan etiket yang harus dijunjung dalam setiap kegiatan resmi. Materi kedua menghadirkan Laedo Gustiaji dari Subbagian Protokol KPU RI. Ia membahas manajemen keprotokolan, termasuk pentingnya perencanaan, koordinasi lintas unit, dan kemampuan mengelola dinamika acara di lapangan. Sesi terakhir diisi oleh Cindy Windyawati Dewi dari Subbagian Protokol KPU RI, yang memberikan materi mengenai teknis dasar Master of Ceremony (MC) keprotokolan. Ia mengulas struktur pembukaan, teknik vokal, penyusunan naskah, hingga peran MC dalam menjaga alur dan suasana acara. Melalui Bimtek ini, KPU RI berharap peningkatan kompetensi keprotokolan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan kelembagaan secara lebih profesional, tertib, dan sesuai standar resmi yang berlaku. (RN)

Apel Pagi: Peringatan Gerbong Maut Jadi Pengingat Nilai Perjuangan bagi Pegawai KPU Bondowoso

Bondowoso — Apel pagi rutin kembali digelar di halaman kantor KPU Kabupaten Bondowoso pada Senin (24/11), dipimpin oleh Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Moh. Andri Yulianto. Dalam kesempatan tersebut, Andri mengangkat kembali peringatan peristiwa Gerbong Maut—sebuah tragedi kemanusiaan yang berawal dari Bondowoso dan menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah perjuangan daerah ini. Dalam amanatnya, Andri menjelaskan bahwa mengingat peristiwa tersebut setiap tahun bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap para pejuang yang menjadi korban. Baginya, sejarah akan kehilangan maknanya jika tidak diiringi kepedulian dan refleksi dari generasi yang hidup hari ini. “Momen seperti ini harus menjadi pengingat bagi kita semua. Peristiwa Gerbong Maut mencerminkan betapa beratnya perjuangan para pendahulu kita dalam mempertahankan nilai kemerdekaan. Sebagai warga Bondowoso, sudah selayaknya kita terus menjaga kesadaran akan nilai-nilai perjuangan dan kemanusiaan yang diwariskan,” ujar Andri. Menutup amanatnya, Andri mengajak seluruh pegawai untuk tidak sekadar mengetahui sejarah tersebut, tetapi menjadikannya dorongan untuk bekerja lebih berintegritas, saling peduli, dan tetap menjaga semangat kebangsaan dalam menjalankan tugas kelembagaan. Semangat itu diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan-tantangan kerja ke depan. (Ptr)

KABARKAN: Warga Sambut Hangat Kehadiran KPU di Desa Tapen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso kembali menyelenggarakan program KPU Berbagi Kebaikan (Kabarkan), kali ini dilaksanakan di Desa Tapen, Kecamatan Tapen. Kegiatan sosial tersebut diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Bondowoso, Sudaedi, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Mohamad Makhsun, serta jajaran kesekretariatan KPU Kabupaten Bondowoso. Program Kabarkan merupakan salah satu agenda KPU Kabupaten Bondowoso yang bertujuan untuk mempererat kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengenalkan lebih jauh wilayah kerja dan karakteristik sosial masyarakat di setiap kecamatan. Melalui kegiatan ini, KPU tidak hanya hadir sebagai penyelenggara pemilu, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang ikut peduli terhadap kondisi sosial warga masyarakat. Dalam kegiatan di Kecamatan Tapen ini, KPU Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan, salah satunya Ibu Maryati, penerima bantuan yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. “Saya sangat berterima kasih kepada KPU Bondowoso. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan dan membawa manfaat bagi warga lain,” ungkap Ibu Maryati. Ketua KPU Bondowoso, Sudaedi, menyampaikan bahwa Kabarkan bukan hanya sekadar aksi berbagi, namun juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada masyarakat serta memahami kondisi nyata di lapangan. Kegiatan Kabarkan di Kecamatan Tapen berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Melalui program ini, KPU Kabupaten Bondowoso berharap dapat terus menanamkan nilai empati, membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, serta memperkuat sosialisasi terkait kepemiluan. (Dk)