Berita Terkini

Sharing Moment, Menuju Masa Purna Tugas yang Tenang

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Sharing Moment bertema “Menuju Masa Purna Tugas yang Tenang” di aula kantor KPU, Selasa (24/9). Tidak seperti biasanya, kegiatan kali ini menghadirkan narasumber dari PT Taspen (Persero) Jember yang secara khusus memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban peserta program Taspen. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Bondowoso, Sudaedi, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa persiapan pensiun tidak hanya soal urusan administrasi semata, tetapi juga tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan lebih baik setelah masa pengabdian berakhir. “Ini bukan sekadar tentang pekerjaan yang selesai, tapi juga tentang bagaimana kita menata kehidupan yang lebih bermakna setelah masa tugas usai,” ujarnya. Materi pertama disampaikan oleh Kasubbag Parmas dan SDM, Fahrurozhi Mashuri, yang memberikan pengantar mengenai konsep pensiun bagi ASN. Ia menjelaskan makna pensiun, jenis-jenisnya, batas usia pensiun, hingga berkas usulan yang perlu disiapkan menjelang masa purna tugas. Sesi selanjutnya menghadirkan dua pemateri dari PT Taspen (Persero) Jember. Pemaparan pertama oleh Nur Riswal Hidayat, Kepala Seksi Umum dan SDM, yang menjelaskan berbagai hak dan kewajiban peserta program Taspen. Diantaranya adalah program tabungan hari tua, pensiun, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian. Sementara itu, Yudistiya Agung selaku TRLO Taspen Life memaparkan lebih rinci manfaat program jaminan hari tua bagi ASN, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penjelasan tersebut diharapkan dapat membantu memahami pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi jangka panjang menjelang masa purna tugas. Sesi tanya jawab pun berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar hak-hak peserta program, mekanisme pengajuan, hingga strategi mengelola masa pensiun dengan lebih terarah. Menutup kegiatan, Sekretaris KPU Kabupaten Bondowoso, Toidin, menyampaikan apresiasi kepada tim dari PT Taspen Jember yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memahami manfaat program Taspen dan mempersiapkan masa purna tugas dengan lebih baik,” tuturnya. Kegiatan Sharing Moment ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman administratif mengenai pensiun, tetapi juga membekali para pegawai dengan wawasan untuk menata masa depan yang lebih tenang, sejahtera, dan penuh makna setelah mengakhiri masa pengabdian sebagai abdi negara. (ptr)

KPU Bondowoso Ikuti Diskusi Publik Alternatif Sistem Pemilu Pasca Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024

Bondowoso (24/09/2025) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso mengikuti kegiatan Diskusi Publik Alternatif Sistem Pemilu Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur, Rabu (24/09/2025). Acara yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting ini diikuti oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dari KPU Bondowoso, hadir empat peserta sesuai ketentuan, yakni Ketua KPU Bondowoso, anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, serta staf Subbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum. Diskusi ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, laporan pelaksanaan kegiatan, serta sambutan Ketua KPU Provinsi Jawa Timur. Acara inti berupa diskusi publik menghadirkan narasumber Dr. Kris Nugroho Drs., MA., yang memaparkan materi terkait alternatif sistem pemilu pasca putusan MK. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB dengan moderator dari KPU Provinsi Jawa Timur. Selain pemaparan materi, peserta juga terlibat dalam sesi diskusi aktif yang membahas implikasi putusan MK terhadap sistem kepemiluan di Indonesia. Melalui forum ini, KPU Bondowoso bersama jajaran KPU Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur diharapkan dapat memperkaya pemahaman terkait opsi-opsi sistem pemilu yang lebih representatif dan sesuai dengan perkembangan hukum serta kebutuhan demokrasi. (mipa)

KPU Bondowoso Gelar Pelatihan Kepemiluan Dasar untuk Pelajar di SMA Negeri 1 Sukosari

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso melaksanakan kegiatan Pelatihan Kepemiluan Dasar untuk Pelajar (PKD-P) di SMA Negeri 1 Sukosari, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU dalam menanamkan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah melalui mekanisme pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS (Pemilos). Hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, M. Makhsun, didampingi Kasubbag serta seluruh pelaksana Subbag Parmas dan SDM. Dari pihak sekolah, turut mendampingi Kepala SMA Negeri 1 Sukosari, guru pembina OSIS, serta para siswa yang tergabung dalam Komisi Pemilihan OSIS dan Badan Pengawas Pemilos. Dalam pelatihan ini, KPU Bondowoso memberikan materi terkait pentingnya demokrasi di sekolah dan mekanisme dasar penyelenggaraan pemilihan. Selain itu, dijelaskan pula tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing penyelenggara, baik Komisi Pemilihan OSIS sebagai pelaksana maupun Badan Pengawas Pemilos sebagai pengawas jalannya pemilihan. Komisioner KPU Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Mohamad Makhsun, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi wadah penting bagi siswa untuk memahami demokrasi secara aplikatif. “Melalui PKD-P, para pelajar belajar langsung bagaimana menjadi penyelenggara dan pengawas pemilihan yang berintegritas. Prinsip jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia perlu dipahami sejak dini agar kelak mereka siap menjadi pemilih cerdas maupun penyelenggara yang berintegritas,” ungkapnya. Kegiatan berlangsung interaktif dengan simulasi dan diskusi bersama siswa. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini, karena selain melatih keterampilan berorganisasi, juga memberikan pemahaman konkret mengenai tata cara berdemokrasi di lingkungan pendidikan. Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sukosari bidang kesiswaan, Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Bondowoso atas pendampingan yang diberikan. Menurutnya, pengalaman ini memberikan bekal penting bagi siswa dalam menghayati demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. (dk)

Tingkatkan Kredibilitas, KPU RI Gelar FGD Tata Kelola Keuangan Pasca-Pemilu dan Pilkada Serentak

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Tata Kelola Keuangan KPU dalam Rangka Penguatan Kelembagaan Pasca Pemilu dan Pilkada Serentak”, Senin (23/9/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Setjen KPU serta jajaran Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota seluruh Indonesia secara langsung maupun daring. Selain itu, acara ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri. Inspektur Utama KPU RI Nanang Priyatna mewakili Sekretaris Jenderal KPU RI yang membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa, pengelolaan pembiayaan dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisiensi, ekonomis, transparan dan akuntabel. Nanang pun mengatakan, tata kelola keuangan adalah daya dukung yang penting untuk suksesnya tahapan Pemilu dan Pilkada, tahapan Pemilu dan Pilkada tak bisa berjalan dengan baik jika tata kelola keuangan tidak berjalan. Kegiatan FGD ini menjadi sangat penting, agar KPU dapat terus meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik, sekaligus menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas-tugas strategis KPU kedepan. Harapannya, dengan adanya FGD ini dapat menghimpun saran dan gagasan dari pemangku kepentingan yang nantinya menjadi bahan rekomendasi perbaikan untuk tata kelola keuangan KPU. (RN)

Penarikan Mahasiswa PPL IAI At-Taqwa di KPU Bondowoso, Sinergi Pendidikan dan Kelembagaan

Bondowoso – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso menerima kegiatan penarikan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Institut Agama Islam (IAI) At-Taqwa Bondowoso, Senin (22/9). Penarikan dilakukan setelah mahasiswa menjalani masa pengabdian dan pembelajaran selama dua bulan di lingkungan KPU Kabupaten Bondowoso. Acara penarikan dipimpin langsung oleh dosen pembimbing IAI At-Taqwa, Dr. Abdul Haq. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran KPU Bondowoso atas pendampingan dan kesempatan yang diberikan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU Bondowoso yang telah mendampingi mahasiswa/i kami. Kegiatan PPL ini sangat berarti karena mahasiswa bisa belajar langsung tentang tata kelola lembaga publik, khususnya penyelenggara pemilu,” ujarnya. Dari pihak KPU Kabupaten Bondowoso, kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Mohamad Makhsun; Sekretaris KPU Toidin; Kasubbag SDM dan Parmas; serta staf kesekretariatan. Dalam sambutannya, M. Makhsun menegaskan pentingnya kolaborasi dunia pendidikan dengan lembaga penyelenggara pemilu. “Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa. Melalui magang ini, mereka tidak hanya belajar teori demokrasi, tetapi juga praktiknya di lapangan. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris KPU Bondowoso, Toidin, menilai kehadiran mahasiswa PPL memberi warna positif di lingkungan kerja karena semangat mereka membuat suasana lebih dinamis sekaligus menumbuhkan budaya berbagi ilmu. Acara ditutup dengan penyerahan mahasiswa oleh KPU Kabupaten Bondowoso kepada pihak kampus. Momen ini menjadi bukti sinergi antara KPU Bondowoso dan IAI At-Taqwa dalam mencetak generasi muda yang berwawasan demokrasi sekaligus siap menghadapi dunia kerja kelembagaan.

Anggota KPU Kabupaten Bondowoso Ajak Siswa SMPN 2 Tenggarang Belajar Demokrasi Sejak Dini

Bondowoso – Komisioner KPU Kabupaten Bondowoso Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Mohamad Makhsun, menjadi pembina upacara di SMPN 2 Tenggarang, Senin (22/9/2025). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang edukasi demokrasi bagi para siswa. Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, M. Makhsun menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan sejak bangku sekolah melalui pembiasaan berdemokrasi yang sehat. “Demokrasi bukan hanya soal memilih dalam pemilu, tetapi bagaimana membiasakan diri untuk menentukan pilihan secara bijak, jujur, dan bertanggung jawab sejak dini,” ungkapnya. Usai upacara, M. Makhsun melanjutkan dengan memberikan materi sosialisasi demokrasi di hadapan siswa. Materi yang disampaikan mencakup cara memilih pemimpin yang baik, serta bagaimana mengaplikasikan prinsip-prinsip demokrasi dalam kegiatan pemilihan Ketua OSIS atau Pemilos di sekolah. Ia menjelaskan, pemilos merupakan miniatur dari pelaksanaan pemilu yang sesungguhnya, sehingga dapat menjadi sarana belajar praktik demokrasi. “Melalui pemilos, siswa belajar bagaimana memberikan suara, menerima perbedaan pilihan, hingga menumbuhkan sikap sportivitas. Hal ini sangat penting untuk menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak usia muda,” tambahnya. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Pihak sekolah mengapresiasi KPU Kabupaten Bondowoso yang hadir langsung untuk memberikan pemahaman tentang demokrasi, sehingga diharapkan siswa mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. (dk)