Berita Terkini

KPU Bondowoso Dorong Mahasiswa STAI Al-Utsmani Jadi Pelopor Demokrasi Kampus

Bondowoso – Komisioner KPU Bondowoso Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Mohamad Makhsun, menghadiri undangan dari STAI Al-Utsmani sebagai pembicara dalam acara sarasehan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bertajuk "Suara Mahasiswa, Masa Depan Kampus", Sabtu (12/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Makhsun menekankan pentingnya kesadaran politik dan partisipasi aktif mahasiswa sebagai bagian dari agent of change dan guardian of values dalam kehidupan demokrasi, baik di tingkat kampus maupun nasional.

“Mahasiswa adalah cadangan strategis bangsa. Di tangan kalian, masa depan demokrasi dibentuk. Maka dari itu, pemilu kampus bukan sekadar rutinitas, tapi latihan konkret berdemokrasi yang mencerminkan nilai-nilai transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas”, ujarnya di hadapan para peserta sarasehan yang terdiri dari unsur mahasiswa, dosen, serta pengurus KPUM STAI Al-Utsmani.

Dalam paparannya, Makhsun mengajak mahasiswa untuk memahami hakikat diri sebagai khalifah yang bertugas menjaga dan membangun peradaban. Ia juga membahas bagaimana kampus merupakan miniatur negara yang mengajarkan tata kelola kekuasaan secara mikro, termasuk melalui lembaga-lembaga kemahasiswaan seperti BEM dan DPM.

“Dalam demokrasi kampus, perbedaan ide bukan untuk dipertentangkan, tapi dipertemukan demi kemajuan bersama. Suara mahasiswa adalah harapan, bukan hanya bagi almamater, tetapi bagi masa depan bangsa,” jelasnya.

Selain itu, Makhsun juga menyampaikan pentingnya budaya literasi dan kritisisme melalui saluran seperti pers mahasiswa dan forum diskusi. Ia menyebut bahwa mahasiswa harus berani bersuara terhadap ketimpangan serta aktif mengawal kebijakan kampus agar berpihak pada nilai keadilan dan inklusivitas.

Acara sarasehan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas KPUM STAI Al-Utsmani dalam menyelenggarakan pemilu kampus yang berkualitas dan bermartabat. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang turut berdialog dan mengangkat isu-isu seputar demokrasi, partisipasi pemilih pemula, serta peran strategis mahasiswa dalam pengawasan pemilu. (dik)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 158 kali