KPU Bondowoso Gandeng Puskesmas Nangkaan, Edukasi dan Skrining Dini TBC
Bondowoso – Batuk yang tak kunjung sembuh, tubuh mudah lelah, atau penurunan berat badan tanpa sebab kerap dianggap keluhan biasa. Padahal, gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda awal Tuberkulosis (TBC), penyakit menular yang masih banyak ditemui di sekitar kita. Dalam Sharing Moment Vol. 10 yang digelar Rabu (28/01), KPU Kabupaten Bondowoso mengajak pegawai meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan diri melalui edukasi serta deteksi dini penyakit tersebut.
Kegiatan ini dibuka oleh Mohamad Makhsun, selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim nakes dari Puskesmas Nangkaan. Ia berharap kegiatan berbagi pengetahuan semacam ini dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga lingkungan sekitar.
Materi disampaikan oleh dr. Afiv Dian Risnanda dengan topik TBC di Sekitar Kita: Kenali, Cegah, dan Atasi Bersama. Ia menjelaskan bahwa TBC paling sering menyerang paru-paru, namun juga dapat mengenai organ lain seperti kelenjar getah bening. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk berdahak selama dua minggu atau lebih, demam disertai keringat malam, serta penurunan berat badan yang signifikan tanpa sebab yang jelas. Melalui pemahaman sejak dini, risiko penularan dapat ditekan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat.
Dalam sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses pengobatan TBC, pemulihan kondisi tubuh setelah pengobatan selesai, hingga kebiasaan sehari-hari yang perlu diperhatikan agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain. Diskusi ini mempertegas bahwa pengobatan TBC harus dijalani secara tuntas agar kondisi tubuh kembali stabil dan mampu beraktivitas normal.
Sebagai bentuk tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan skrining TBC serta pemeriksaan kesehatan lainnya, meliputi pengecekan karbon monoksida (CO), gula darah (GD), tekanan darah (TD), dan berat badan (BB). Rangkaian kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dimulai dari kesadaran diri, didukung dengan langkah pencegahan dan pemeriksaan sejak dini.