Sekjen KPU RI : Segerakan Stock Opname

Sekjen KPU RI Arief Rachman Hakim dalam Rapat Koordinasi/ Monitoring/ Evaluasi Dan Penyusunan Laporan PertanggungJawaban Keuangan Badan AD HOC Pemilu 2019 yang dilaksanakan di KPU Provinsi Jawa Timur menyampaikan dan meminta seluruh Satuan Kerja (satker) di lingkungan KPU RI untuk segera melaksanakan stock opname. Kegiatan tersebut untuk mendukung pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien serta mengetahui barang yang akan dihapus pada  Tahun 2019 dan Tahun 2020.

“Barang negara perlu diadministrasikan dan dihapus tepat waktu. Misalnya kotak karton pemilu,” kata Sekjen KPU RI Arief Rahman Hakim saat pengarahan Rapat Koordinasi Monitoring/ Evaluasi dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Badan Adhoc Pemilu 2019 di Trawas, Rabu (14/8).

Dia menuturkan, pelaksanaan stock opname yang baik dan tepat waktu dapat mendukung pengelolaan anggaran KPU yang efektif dan efisien. Pasalnya, anggaran KPU pada Tahun Anggaran 2020 tidak sebesar Tahun 2019. “Itu membuktikan KPU bekerja sangat efektif dan efisien,” ungkapnya.

Sekjen KPU RI menambahkan, seluruh satuan kerja harus mengoptimalkan anggaran 2019 guna melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana yang berasal dari pinjam pakai dari pemerintah daerah. “Anggaran 2020 terbatas,” ungkapnya.

Sekretaris KPU Bondowoso Joko Wahyudi menuturkan, KPU Bondowoso akan segera melaksanakan stock opname sebagai deteksi pengelolaan aset-aset yang dimiliki oleh KPU Bondowoso. Selain itu, aset-aset dalam penyelenggaraan pemilu seperti kotak karton mempunyai nilai ekonomis, sehingga perlu dihitung jumlahnya.

“Nantinya, dengan dilakukan proses lelang penghapusan barang,¬† akan diperoleh pendapatan negara dan nilai aset berkurang,” ungkapnya. (sheli/jok/idi)

Mungkin Anda Menyukai