Relasi Pemilu (Marjinal): 2,5 Jam Jalan Kaki Menembus Hutan

BONDOWOSO – Daerah marjinal masih menjadi perhatian tersendiri pada Pemilu 2019. Masih banyak daerah di Bondowoso yang lokasinya sangat terjal. Daerah marjinal ini disentuh oleh Relawan Demokrasi. Mereka datang untuk mengedukasi masyarakat di daerah tersebut agar menggunakan hak pilihnya dengan benar.

Saiful Khoir salah seorang relawan demokrasi mengungkapkan, daerah marjinal ini benar-benar terjal. Pihaknya mengunjungi Dusun Petung, Desa Kretek, Taman Krocok. Akses menuju jalan ini sangat terjal. Sampai-sampai para relawan harus jalan kaki. “Namun kami semangat, sebab memang jiwa relawan itu harus tidak kenal lelah,” tegasnya.

Pihaknya mendatangi dusun ini kemarin (21/2). Ia bersama anggota relawan demokrasi Dapil 5. Didusun ini ada sekitar 180 pemilih. Disana para relawan mengedukasi masyarakat secara spontanitas. Sehingga masyarakat langsung mengetahui sistem pemilihan dan tata cara pemilih.

Mengenai fasilitas, Komisioner KPU Lilik Ernawati mengungkapkan, KPU telah menambah dua kali lipat jumlah TPS. Sehingga dusun-dusun terluar Bondowoso bisa tersentuh TPS. Jika pada Pilkada 2018 hanya ada 1.500 TPS, pada Pemilu 2019 ada 2995 TPS. “Kami tempatkan ke berbagai titik yang selama ini sulit di jangkau, sehingga masyarakatnya bisa lebih mudah untuk menyalurkan hak pilihnya,” jelasnya.

Pihaknya sangat mengapresiasi langkah relawan demokrasi. Sebab mereka bisa mengedukasi masyarakat langsung. Ketika masyarakat didatangi langsung, mereka merasa dianggap. Hal itu menjadi nilai tersendiri. “Kami berharap, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang,” tegasnya.  (Relasi)

Mungkin Anda Menyukai