Petualang Sepeda Nusantara Kunjungi KPU Bondowoso

Bondowoso, Petualang sepeda asal Indramayu Jawa Barat, Ismail, mengunjungi KPU Kabupaten Bondowoso, Selasa (20/8). Kantor penyelenggara Pemilu ini menjadi tempat terakhir yang didatangi setelah lima hari mengelilingi kota penghasil tape manis ini.

“Ini adalah tahun ke-29 saya berpetualang mengelilingi Indonesia,” kata bapak dari dua orang anak ini ketika diwawancarai pegawai KPU Bondowoso di sela perayaan HUT Ke-74.

Ismail menuturkan, petualangan menggunakan sepeda  mengelilingi Nusantara merupakan cita-citanya sejak kelas 4 sekolah dasar.  Lalu, petualangan pertama diwujudukan pada 28 Juni 1989. Sampai dengan 2019, sebanyak 33 sepeda telah digunakannya.

“Saya pernah ditawan oleh Fretilin di Timor Timur karena dianggap mata-mata, serta dihukum berendam selama tiga hari karena menabrak babi di Papua,” ungkap pria kelahiran Desa Cangko Kecamatan Bangau Dua Indramayu itu.

Menurut Ismail, beberapa pulau besar telah di kelilingi seperti Papua, Maluku dan  Sulawesi. “Cukup berpetualang di Indonesia karena faktor usia sudah tidak mendukung,” ujarnya ketika ditanya apakah akan kelililing Nusantara akan dilanjutkan keliling dunia.

Setelah mengunjungi KPU Bondowoso, Ismail menuturkan, rute perjalanan dilanjutkan ke Jember kemudian berlanjut ke  Lumajang. Setelah itu, perjalanan ke Malang,  Ngawi, Solo, Jogja dan Kebumen.

Setelah melewati jalur selatan, rute di lanjutkan ke jalur tengah melalui Purwokerto, dan Brebes. Setelah itu, dilanjutkan melewati jalur Pantura melalui Tegal, Cirebon dan berakhir di Indramayu.

“Sampai kembali ke rumah sekitar bulan Oktober 2019,” ujarnya.

Ketua KPU Cycling Club A Isnain menuturkan, kunjungan petualang sepeda dari Indramayu tersebut dapat memberi inspirasi bagi pegawai KPU untuk lebih giat berolahraga sepeda. Selain itu, mendorong pegawai untuk lebih mengenal wilayah Indonesia dan mencintai Indonesia.

“Ayo, masyarakatkan olahraga dan olahragakan masyarakat,” tegasnya. (Shel/idi/is9)

Mungkin Anda Menyukai