Pancasila Bukan Sekedar Lambang Negara

Bondowoso, Selasa (1/10). KPU Bondowoso – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober diperingati secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di KPU Kabupaten Bondowoso, berdasarkan Surat Edaran KPU Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019. Upacara Hari Kesaktian Pancasila digelar di halaman kantor KPU Kabupaten  Bondowoso yang dikuti oleh seluruh jajarannya dengan Sunfi Fahlawati, Divisi SDM dan Parmas, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dengan mengusung tema “Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia”, upacara berlangsung dengan khidmat. Pada kesempatan itu, Sunfi Fahlawati membacakan Teks Pancasila dan Agus Santoso, salah satu staf KPU Kabupaten Bondowoso membacakan Ikrar Ketua DPR RI atas nama Bangsa Indonesia. Ikrar yang dibacakan menyebutkan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan  Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak rongrongan baik dari dalam maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rongrongan tersebut dimungkinkan karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.  Dengan semangat kebersamaan,yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur Ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dikonfirmasi setelah usai upacara, Divisi SDM dan Parmas, Sunfi Fahlawati, menuturkan “Pancasila bukan hanya sekedar lambang Negara tetapi harus benar-benar ditanamkan dalam jiwa sehingga dapat menumbuhkan jiwa Pancasila.

Upacara hari Kesaktian Pancasila ini kita laksanakan sesuai surat edaran KPU RI, dan ini bukan sekedar formalitas upacara, tapi dalam rangka menumbuhkan rasa cinta kepada lambang Negara, sehingga Pancasila tak lagi hanya dijadikan dasar atau lambang Negara, tapi dihujamkan dalam jiwa dan sanubari sehingga kita benar-benar berjiwa Pancasila”, ujar Sunfi yang pada saat itu mengenakan pakaian batiknya.

Terlebih lagi saat suasana Negara seperti saat ini  sedang terpecah belah, butuh rasa dan jiwa Pancasilais agar tak mudah terpecah belah”, imbuh Sunfi.

Selain itu, Ali Mushofa, Divisi Perencanaan Progam dan Data, menambahkan, “Dengan memperingati hari Kesaktian Pancasila ini, kita sebagai generasi harus bisa mempertahankan nilai-nilai pancasila Sebagai dasar negara untuk menjaga keutuhan NKRI”, pungkasnya (ndi)

Mungkin Anda Menyukai