KPU BONDOWOSO SERAHKAN SANTUNAN KECELAKAAN KERJA PENYELENGGARA PEMILU 2019

Berdasarkan surat keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dengan nomor surat 765/SDM.07.4-Kpt/05/SJ/X/2019 tentang Penerima Santunan Kecelakaan Kerja Bagi Anggota dan Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan Petugas Ketertiban Tempat Pemungutan Suara (LINMAS) pada Pemilihan Umum Tahun 2019, KPU Kabupaten Bondowoso menyerahkan santunan secara simbolis kepada penyelenggara yang berhak menerima di Aula Kantor KPU Kabupaten Bondowoso, Kamis (13/2/2020).

Sebelumnya KPU Bondowoso telah menyerahkan berkas daftar penerima santunan sebanyak 28 orang, 1 diantaranya meninggal dunia, untuk kemudian diverifikasi oleh tim audit dan dokter ahli KPU RI.

Sunfi Fahlawati, Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Kabupaten Bondowoso mengungkapkan, “dari 28 tenaga ad hoc yang kita lengkapi berkasnya terdiri dari 1 yang wafat atas nama Ibu Suryati dan sudah diterimakan kepada ahli waris,” ungkapnya.

Selain itu, untuk 27 berkas lainnya yang masuk ke dalam kategori sakit masih melalui beberapa tahap verifikasi dan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh tim verifikator KPU RI, sehingga karena hal tersebut, Sunfi Fahlawati didampingi Ka.subbag Teknis Hupmas (Juli SoeryoNC) dan stafnya berangkat langsung ke Jakarta untuk menanyakan kekurangan persyaratan yang menyebabkan TMS tersebut.

awalnya 27 berkas dari Bondowoso itu dikategorikan tidak memenuhi syarat, tapi kita tak patah semangat, kita kejar ke Jakarta untuk tahu dimana letak kekurangannya, Sehingga dengan 3 kali konsultasi ke KPU RI akhirnya ada 6 yang bisa masuk memenuhi syarat dengan kategori berbeda,” terang Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas yang akrab disapa Fifi itu.

Kemudian Fifi juga menyampaikan, “Sebagai Div SDM saya cukup lega sudah bisa memaksimalkan usaha agar dari Bondowoso ada yang bisa memenuhi syarat, paling tidak ini bisa menggantikan biaya berobat yang sudah mereka keluarkan, dan semoga yang belum tercover ada rejeki lain yang digantikan oleh Tuhan, karena merekalah sejatinya pahlawan demokrasi,” pungkasnya. (ndi)

Mungkin Anda Menyukai