KPU Bondowoso Komunikasikan Ad Hoc Penerima Santunan

Jakarta, Selasa(22/10), Divisi SDM dan Parmas, Sunfi Fahlawati bersama Ka.subbag Teknis Pemilu dan Hupmas, (Juli Soeryo N) dan Staf Teknis (Andre Bachtiar S) ke KPU RI dalam rangka kompail data terkait santunan kecelakan kerja pada pemilu tahun 2019.

Ketua KPU Bondowoso, Junaidi menyampaikan bahwa “Pengajuan sebanyak 22 orang melalui tim verifikator antara lain dari pihak KPU RI dan pihak rumah sakit atau dokter, ada beberapa yang harus dilampirkan seperti surat keterangan pihak kesehatan, puskemas atau rumah sakit bahwa benar- benar jatuh sakit pada sebelum pemungutan suara, pada waktu pemungutan ataupun sesudah pemungutan suara pemilu tahun 2019 karena kecapean dan lain sebagainya.

Hal Itu akan mendapatkan konpensasi sesuai dengan kriterianya, untuk meninggal dunia sebanyak Rp. 36.000.000, jika yang mengalami sakit sekitar kurang lebih Rp. 3.000.000 sampai dengan Rp. 4.000.000” Ungkapnya.

Lebih lanjut, “Dari kemaren (21/10) sampai hari ini Disvisi SDM dan Parmas KPU Bondowoso, Sunfi Fahlawati beserta ka.subbag dan staf melakukan komunikasi dengan Ka.biro SDM KPU RI yang terkait dengan santunan tersebut. Dalam hal ini, kenapa Bondowoso tidak  tercover. Salah satunya mereka melakukan konsultasi dan komunikasi yang terkait kompensasi tersebut.

Alhamdullah ada titik terang yang terkait dengan itu, ini ada miss komunikasi KPU RI dengan KPU di tingkat Kabupaten/ Kota, miss komunikasi yang terjadi yaitu karena staf yang memverifikasi tersebut pindah ke NTT, sehingga berkas yang ada tersebut kurang. sedangkanuntuk kekurangan dari dokumen tersebut sudah dibawa oleh tim SDM KPU Bondowoso.

Paparnya, Harapan kami dari 22 orang tersebut dimaksimalkan mendapatkan santunan dari KPU RI yang terkait dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019. Walaupun endingnya semua keputusan ditangan pihak KPU RI. Dan keputusan kami pasrahkan, intinya kami sudah berusaha melakukan semaksimal mungkin yang terkait dengan santunan kecelakaan kerja pada Ad Hoc pemilu tahun 2019

Sunfi Fahlawati, SDM Parmas dan Hupmas saat di konfirmasi mengatakan “Karena kemaren beberapa berkas yang perlu dilengkapi, sehingga kita ke biro SDM menemui salah satu staf yang memverifikasi penerima santunan yang mengalami kecelakaan kerja.

Lanjutnya, “Kita berupaya usahakan secara berjenjang kita menghadap pemegang kebijakan, hanya yang perlu disampaikan ini merupakan usaha maksimal KPU Kabupaten Bondowoso apapun hasilnya kita serahkan kepada kebijakan KPU RI” Ungkapnya.

Mungkin Anda Menyukai