“Ketua KPU Bondowoso Pantau langsung pembongkaran Kotak suara”

Bondowoso, KPU Bondowoso sejak Kamis kemarin (19/12/2019) melakukan pengosongan surat suara dari kotak suara di gudang KPU yang terletak di depan SMPN 5 Bondowoso.

Adapun dasar dilaksanakannya kegiatan tersebut, sesuai Surat KPU RI yang nernomer 1560/TU.04.2.SD/04/SJ/XI/2019, tentang pemusnahan surat pemilu 2019.Dasar kedua adalah surat KPU RI yang ditandatangani pada tanggal 15 November 2019 tentang Tata Kelola Logistik Lasca Pemilu pada tahun 2019, dengan nomor surat1570/PP.08.5-SD/07/SJ/XI/2019.
Dengan beberapa item, yakni yang pertama : 
1. Melakukan pengosongan isi kotak suara , satu bulan setelah melalukan 
pengucapan sumpah dan janji anggota DPD, DPR RI, DPRD Prov, dan DPRD kabupaten/kota, yang dilakukan secara bertahap terlebih dahulu. Dengan melaksanakan kepada janji atau dapat mengosongkan isi suara apabila tidak terdapat sengketa dan atau terdapat sengketa, tapi ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

“Jadi pelaksanaan pembongkaran kotak suara itu, tujuannya diambil surat suaranya itu, kita lakukan pembenahan, itu dilipat kotak suara itu, jadi untuk dilakukan pelelangan. Nanti kita lakukan lelang, seperti itu. Nah, kalau surat suaranya kita dilelang juga, termasuk dengan surat suara, kotak suara dan bilik suara,”jelas Junaidi SH Ketua KPU Bondowoso disela-sela kesibukannnya memantau kegiatan di Gudang KPU, Jumat (20/12/2019).
Lebih lanjut komisioner yang akrab di panggil “Cak Jun”mengatakan bahwa mempekerjakan warga untuk berbenah barang-barang tersebut. 
“Mulai kemarin, Kamis, sampai itu selesai. Kita itu ada beberapa hari sampai akhir Desember, jadi tinggal 10 hari , dengan kita mempekerjakan sedikitnya 25 orang untuk melakukan pembenahan kotak suara dan surat suara, itu dilaksanakan secara periodik mulai dari kemarin,”paparnya. 
Surat suara juga berikut kotak suara yang berikut akan dilelang , lanjut Junaidi,  pelelangan akan dilakukan dengan cara E-Lelang. 

“Melalui E-Lelang , jadi siapa yang nanti  akan berhak. Menurut saya nih, di beberapa tempat yang berapa nilai kotak suara, berapa nilai dari surat suara , dan nanti akan kita lakukan pelelangan dan itu akan di KPK NL, jadi kita laporan ke Jember dengan beberapa bukti dan dokumentasi yang terkait dengan surat suara dan kotak suara itu, sesuai dengan aturannya begitu,”katanya. 
Masih menurut Junaidi,  “E-Lelang ini terbuka untuk umum. Siapa saja boleh mengikuti, dengan syarat  itu kan melalui elektronik . Lelang itu kan ada dua, tertutup dan terbuka. Nah,  ini untuk umum jadi seperti itu, jadi melalui elektronik, bisa mengakses di KPKNL dan websitenya KPU email,”ujarnya. 
Jumlah kotak suara yang mencapai ribuan tersebut berbahan duplex. “Kotak suaranya itu ada sekitar,  bilik suara itu lebih 5 ribuan, kalau kotak suaranya di seluruh TPS yang berjumlah 2995 TPS kotak suara, ditambah lagi dengan yang kecamatan yang kabupaten itu sekitar 3 ribu lebih dan itu berbahan duplex yang kita amankan.  Nah, tujuan kita nya yang pertama itu,”imbuhnya. 
Tujuan kedua,  kata Junaidi, bahwa kontrak Gudang KPU akan berakhir di akhir Desember 2019.
“Kontrak gudang di depan SMP 5 itu sudah berakhir Desember,  jadi per Januari 2020 . Kita harus hengkang dari gudang tersebut.  Untuk gudang yang baru kita masih melakukan negosiasi dan kita lakukan inventaris serta mengkaji gudang yang mana yang layak,”pungkasnya. 
Untuk rekomendasi gudang baru,  KPU Bondowoso menyerahkan sepenuhnya pada pengawas internal yang memang menguji kelayakan gudang, termasuk untuk melakukan verifikasi gudang yang layak atau tidak.
“Gudang lama bukan tidak layak, gudang yang lama sudah habis masa kontraknya. Tidak diperpanjang , karena tidak ada anggaran untuk tahun 2020 itu, untuk anggaran gudang atau sewa gudang untuk. Jadi dimaksimalkan pada Desember ini, semuanya itu harus dilakukan lelang entah itu surat suara, entah itu bilik suara entah dan kotak suara,”tutupnya.  (Jun)

Mungkin Anda Menyukai