Ketua KPU Bondowoso Hadiri Rakornis PAW DPRD Pemilu 2019

Pasuruan ,  Ketua KPU Bondowoso, Junaidi SH menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD hasil Pemilu 2019, di Kantor KPU Pasuruan,  Minggu (8/12/2019).

Rakor Teknis PAW anggota DPRD pemilu 2019 ini,  dihadiri oleh Ketua KPU dan Divisi Teknis Kabupaten/Kota se Jawa Timur serta operator SIPAW (Sistem Informasi Pergantian Antar Waktu).


Choirul Anam, Ketua KPU Propinsi Jawa Timur, dalam arahannya menyampaikan bahwa jangan memperlambat autentifikasi.
“Karena ini sudah menyangkut kredibilitas kita di hadapan partai politik paling tidak ini sudah dilakukan di kabupaten/kota.  Jadi jangan pernah memperlambat karena terlambat sedikit gitu jadi masalah,”paparnya. labih lanjut Ketua KPU Jawa Timur itu  berharap, agar problem-problem terkait PAW bisa terselesaikan.

“Dengan begitu , ini problem-problem terkait maka saya selalu meminta kepada kawan-kawan pasca dari acara ini , setelah Rakor ini ,agar kawan-kawan juga penting sosialisasikan pada kaum-kaum partai politik,“imbuhnya.
Sudah menjadi kewajiban KPU untuk  melaksanakan proses PAW tersebut. “Sosialisasi tersebut perlu kita sampaikan pada Parpol,  stakeholder terkait bahkan Bakesbangpol.  Tema-teman Parpol merasa bahwa KPU sekarang lebih profesional. Jadi kita tidak perlu lagi untuk memperlambat atau mencari yang aneh-aneh dalam proses tersebut,”katanya.
Pada kesepatan tersebut. Chairul Anam menegaskan bahwa undangan KPU Provinsi itu sifatnya perintah, jadi wajib dihadiri.
“Jadi kalaupun ada uang atau tidak ada uang pun bahkan harus berjalan merangkak pun kawan-kawan harus datang. Harus dilaksanakan , kalau tidak hadir setidaknya harus izin baik menyurat maupun melalui WA, “tegasnya.
Di tempat yang sama, Junaidi SH Ketua KPU Bondowoso mengatakan bahwa dalam kegiatan ini disampaikan cara pelaksanaan PAW anggota DPR.
“Dalam acara Rakornis ini , kita akan memahami bagaimana cara melaksanakan PAW anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten. Karena salah satunya, ada dasar Hukum yang terbaru yaitu PKPU no 6 tahun 2019 yang menyempurnakan PKPU No 6 tahun 2017,”jelasnya. (Jun)

Mungkin Anda Menyukai