EVALUASI KEHUMASAN, KPU RI RANGKAI MOU DENGAN KIP

Jakarta, kpujatim.go.id- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Hal ini dilihat dari penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU), dengan Komisi Informasi Publik Republik Indonesia (KIP RI), 29 November 2016 di aula Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta, jam 10 siang tadi. Penandatanganan nota kesepahaman, sekaligus mengawali dibukanya Rapat Evaluasi Kehumasan KPU.

Ketua KIP RI John Fresly, dalam sambutannya menyambut baik MoU antara KPU dengan KIP dalam rangka keterbukaan informasi publik dalam pelaksanakan pilkada. Secara formal menunjukkan bahwa kedua lembaga negara berkomitmen memastikan penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia akan makin berkualitas. “Artinya pemilu dan pilkada dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang nomor  14 tahun 2008,” ujar Fresly.

Lebih lanjut Fresly, mengapresiasi KPU yang telah menunjukkan komitmen keterbukaan. Pemilu 2014 dibuka C1 kepada publik, menunjukkan KPU mampu melaksanakan pemilu LUBER dan JURDIL. Termasuk pembentukan PPID di KPU dan jajarannya.
“KIP RI ikut mensuport dengan mematikan semua tahapan pilkada 2017 berlangsung transparan dan berintegritas,” tandas Fresly.

Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro mengaku sengaja merangkai Rapat Evaluasi kehumasan dengan penandatanganan MoU antara KPU dengan KIP. “Penandatanganan penting dilakukan, agar ditindaklanjuti oleh KPU Propinsi dan kab/kota,” terang pria asal Brebes ini. Terlebih, Juri mengungkapkan sudah banyak muncul sengketa informasi terkait pilkada.

Selanjutnya, Juri menekankan pentingnga evaluasi kehumasan. Fungsi kehumasan dibutuhkan KPU sebagai lembaga yang melayani kepentingan politik masyarakat dan peserta pemilu. Tidak sekedar menyebarluaskan informasi, publikasi, penerbitan dan media komunikasi. Tapi juga berhubungan dengan masyarakat luas, agar mereka punya pengetahuan luas dan kesadaran pentingnya pemilu. “Tujuannya kesadaran politik masyarakat makin tumbuh, dan percaya kepada KPU dan hasil pemilu,” tandas Juri mengakhiri sambutannya.

Hadir dalam acara Rapat Evaluasi Kehumasan ini, Komisioner dan staf KPU Propinsi dari seluruh Indonesia yang membidangi SDM dan Parmas. Dari Jawa Timur, hadir Divisi SDM dan Parmas, Gogot Cahyo Baskoro didampingi Staf Teknis, KPU Jatim, Edi Prayitno. (EP)

http://kpujatim.go.id/berita-kpu-jatim/evaluasi-kehumasan-kpu-ri-rangkai-mou-dengan-kip/

Mungkin Anda Menyukai