BONGKAR KOTAK , LENGKAPI BAHAN BUKTI SIDANG PHPU

www.kab-bondowoso.kpu.go.id – Bondowoso – Dalam rangka untuk mempersiapkan alat bukti atas permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, KPU Kabupaten Bondowoso melakukan pembukaan kotak suara untuk mengambil dokumen hasil pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan suara yang nantinya akan digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), dilaksanakan di gudang induk KPU Kabupaten Bondowoso yang bertempat di depan SMP N 5 Bondowoso, Kamis (04/07).

Kegiatan pembukaan kotak suara tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran KPU RI dan disaksikan langsung oleh Ketua serta Anggota Bawaslu Kabupaten Bondowoso, Pihak Kepolisian serta perwakilan dari Partai Politik juga ikut menyaksikan proses tersebut.

Dalam hal ini KPU Kabupaten Bondowoso hanya melakukan pembukaan kotak suara terhadap dua jenis pemilihan yaitu kotak suara DPR RI dan DPRD Provinsi sesuai dengan permohonan gugatan PHPU di Jawa Timur yang diajukan oleh Partai Politik yang bersangkutan yang terbagi dalam 95 TPS yang tersebar dalam 19 Kecamatan dengan total 23 Kecamatan di Kabupaten Bondowoso.

Untuk Kabupaten Bondowoso sendiri yang terpapar dalam gugatan PHPU tersebut antara lain pemilihan DPR RI (Daerah Pemilihan Jawa Timur 3) diajukan oleh Partai Demokrat dan untuk pemilihan DRPD Provinsi (Daerah Pemilihan Jawa Timur 4) diajukan oleh Partai Demokrat dan Partai NasDem.

Junaidi menjelaskan, “untuk kabupaten bondowoso yang terpapar dalam gugatan PHPU ada dua yaitu DPR RI dan DPRD Provinsi, untuk Jatim Tiga atau DPR RI ada Partai Demokrat dan untuk Jatim Empat atau DPRD Provinsi ada Partai Demokrat dan Partasi nasDem”, jelasnya selaku Ketua KPU Kabupaten Bondowoso.

Selanjutnya, dokumen tersebut akan digandakan sebanyak permintaan dari Mahkamah Konstitusi (MK) dan di leges, yang selanjutnya akan dibawa oleh Divisi Hukum dan Divisi Teknis ke Jakarta untuk melengkapi daftar alat bukti Jawa Timur pada proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli besok. (Andi)

Mungkin Anda Menyukai