“ASN berfungsi melaksanakan kebijakan bukan membuat kebijakan”

Probolinggo, Dihadapan ASN (Aparatur Sipil Negara) peserta Rapat Koordinasi ASN KPU Jawa Timur Gelombang IV (19/11) yang diikuti Sekretariatan dari KPU Bondowoso, Situbondo,Banyuwangi,lumajang, Probolinggo dan Kota Probolinggo, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, “Muhammad Eberta Kawima” menegaskan bahwa sesuai Undang Undang nomor 7 Tahun 2017 Pasal 77, Sekretariatan KPU dibentuk untuk mendukung kelancaran tugas dan wewenang KPU.

“sesuai PP 53/2010, ASN berfungsi melaksanakan kebijakan bukan membuat kebijakan dan harus bisa 6B”  dengan tegas hal tersebut disampaikan  Sekretaris KPU  Provinsi Jawa Timur yang akrab disapa “Pak  Wima”.

lebih lanjut Pak Wima menyampaikan bahwa Apabila Sekretariat KPU  tidak mampu melaksanakan sebuah kebijakan, maka harus disampaikan pada saat rapat pleno.

“Kalau Sekretariatan tidak mampu melaksanakan hasil pleno, maka itu adalah kesalahan besar, karena itu apabila tidak mampu sampaikan pada saat rapat pleno sehingga semua permasalahan bisa diatasi bersama antara komisioner dan sekretariatan.Ddiharapkan ASN KPU terutama Sekretaris dan Kasubbag  harus pandai melihat permasalahan. Sampaikan semua pada saat pleno dan jangan “gremeng saja” . Sampaikan bisa kalau bisa dan Sampaikan tidak bisa kalau tidak bisa sehingga bisa di carikan solusi bersama”

“Saya berharap kalian semua cerdas membaca dan melaksanakan DIPA

lebih lanjut Sekretaris yang mantan Sekretaris KPU Kabupaten Jember tersebut berharap agar ASN KPU Kab/Kota harus bersikap Jujur dan bertanggung jawab.

“saya perintahkan agar semua KPU Kab/Kota melaksanakan S.O.P seperti S.O.P yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi sehingga setiap bagian yang melaksanakan kegiatan harus bertanggung jawab dan  tuntas. Tuntas Kegiatan dan SPJ-nya.  SPJ bukan tanggung jawab bendahara tetapi pelaksana kegiatan”

Pada akhir penyampaian materi berharap kepada semua ASN KPU, agar mampu menjaga marwah ASN dan menjaga rahasia lembaga (rull)

 

Mungkin Anda Menyukai